BINTAN

Kunker ke Bintan, Bupati Jombang Pelajari Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonimi Sirkular dan Kemudahan Investasi

Bupati Bintan Roby Kurniawan memberikan cinderamata kepada Bupati Jombang Warsubi dalam kunjungannya ke Pemkab Bintan

BINTAN (HK) – Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyambut hangat kunjungan kerja Bupati Jombang beserta jajaran di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bintan, Rabu (4/11).

Pertemuan strategis antar Pemerintah Daerah ini berfokus pada dua agenda utama, yakni pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular serta strategi kemudahan berinvestasi di Kabupaten Bintan.

Hari Ke-7, Korban Kecelakaan KM Jaya 9 di Perairan Berakit Bintan Akhirnya Ditemukan Tim SAR Gabungan di Perairan Pulau Nikoi

Mengawali pertemuan, Bupati Bintan menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Bintan sebagai daerah tujuan studi banding Pemkab Jombang, Provinsi Jawa Timur. Ia memaparkan komitmen Pemkab Bintan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang memadukan pertimbangan lingkungan dan ekonomi.

“Bagi Bintan, pengelolaan sampah bukan sekadar isu lingkungan, tetapi peluang ekonomi. Melalui penerapan konsep circular economy (ekonomi sirkular) berupaya mengubah limbah menjadi sumber daya yang berdaya guna dan bernilai tambah bagi masyarakat. Di sisi lain, hal ini beriringan dengan komitmen kami menciptakan iklim investasi yang ramah, efisien, dan transparan,” ujar Roby.

Selama dialog berlangsung, jajaran Pemkab Bintan memaparkan inovasi pengelolaan sampah daerah yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat lokal. Pembahasan juga mengulas model insentif dan kepastian hukum yang mampu menarik minat investor lokal maupun mancanegara ke wilayah Bintan.

Bupati Jombang, H. Warsubi, mengapresiasi penerimaan dan keterbukaan Pemkab Bintan dalam berbagi praktik terbaik (best practices). Beliau menyoroti pencapaian Bintan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri, investasi, dan kelestarian lingkungan.

“Banyak hal konkret yang dapat kami pelajari dari Kabupaten Bintan, khususnya efisiensi regulasi investasi dan tata kelola pemanfaatan kembali limbah domestik serta industri. Hasil dari kunjungan ini akan menjadi acuan penting untuk penerapan kebijakan di Kabupaten Jombang,” jelasnya.

IMSIC 2026 Himpun Akademisi dari 17 Negara, Perkuat Kajian Islam dan Kemelayuan di Tingkat Internasional

Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan cenderamata antar Kepala Daerah, foto bersama, dan dilanjutkan dengan diskusi teknis antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dari kedua Kabupaten. Kedua belah pihak berharap sinergi ini dapat memperkuat hubungan antar daerah serta memacu inovasi pelayanan publik di wilayah masing-masing. (eza)