Kolase penindakan Ditresnarkoba Polda Kepri di Batam – (kiri) petugas BNN melakukan tes urine terhadap 29 orang yang diamankan, (kanan atas) belasan orang diamankan tengah malam di Batu Aji dan Muka Kuning, (kanan bawah) barang bukti bong sabu dan peralatan isap yang ditemukan di lokasi. (Ft.Humas Polda Kepri)
BATAM (HK) – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau mengguncang Batam.
Dalam razia besar-besaran Sabtu (10/10/2026) malam hingga Minggu dini hari, 29 orang diamankan dari dua lokasi yang selama ini diduga jadi sarang pesta narkoba. Hasilnya mencengangkan: 21 orang positif narkoba.
Operasi senyap ini melibatkan *107 personel gabungan* Polda Kepri. Dua titik yang disasar adalah kawasan rawan di Kota Batam:
1. Gang di sebelah Gelper Super Mario Bros, Ruko Pasar Mitra Mall, Batu Aji.
2. Kawasan Ruli Kampung Madani, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk.
Di lokasi pertama, Batu Aji, petugas menciduk 20 orang. Setelah tes urine, 12 orang terbukti positif, 8 lainnya negatif.
Sementara di lokasi kedua, Kampung Madani, hasilnya 100 persen positif. Sembilan orang yang diamankan, semuanya positif narkoba.
Tak hanya orang, polisi juga menyita barang bukti yang tak terbantahkan berupa alat isap sabu/bong, kaca pirex, pipet plastik, korek api gas, dan plastik-plastik kecil bekas pakai.
“Terhadap 21 orang yang positif, akan dilakukan pemeriksaan awal dan asesmen medis di BNNP Kepri untuk menentukan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar sumber Ditresnarkoba.
Operasi yang berakhir Minggu (11/10/2026) pukul 02.16 WIB ini berlangsung aman, terkendali dan kondusif.
Polda Kepri menegaskan perang terhadap narkoba tidak akan berhenti. Masyarakat diminta aktif melapor jika melihat aktivitas mencurigakan terkait narkotika di lingkungannya. (r/nel)





