Sejumlah personil Polres Kepulauan Anambas dan Polsek Palmatak sukses menggelar Panen Raya Jagung Pipil Kuartal III 2026 di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Kute Siantan, Sabtu (10/10/2026).(ft.humas Polres Anambas)
ANAMBAS (HK) – Dari ujung utara Kepulauan Riau (Kepri), bukti nyata ketahanan pangan tumbuh dari desa. Polres Kepulauan Anambas melalui Polsek Palmatak sukses menggelar Panen Raya Jagung Pipil Kuartal III 2026 di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Kute Siantan, Sabtu (10/10/2026).
Hasilnya tidak main-main. Dari lahan seluas 1 hektare atau 10.000 meter persegi, panen menghasilkan sekitar 3 ton atau 3.000 kilogram jagung pipil.
Panen dipimpin Wakapolres Kepulauan Anambas Kompol Shallahuddin, S.H. mewakili Kapolres AKBP Misbachul Munir, S.I.K., M.H.
Lahan tersebut dikelola Kusnadi, petani anggota Kelompok Tani Lembah Jaya Dusun II Desa Teluk Bayur. Jagung yang ditanam sejak Juni 2026 kini berbuah manis di Oktober 2026.
Yang menarik, di balik panen ini ada cerita kebersamaan. Para Bhabinkamtibmas Polsek Palmatak patungan dari kantong pribadi untuk membelikan pupuk bagi petani.
“Ini bentuk kepedulian paling sederhana. Kami ingin hadir bukan hanya jaga kamtibmas, tapi juga bantu petani sejahtera,” ujar salah satu personel di lokasi.
Turut hadir Kapolsek Palmatak Iptu Ilhamidi R, Camat Kute Siantan Azhar, Camat Siantan Utara Amiruddin, Kepala UPT Balai Benih Pertanian Terpadu Palmatak Denis Gultom, Kades Teluk Bayur Hawari, Kades Payamaram Yariman, serta kelompok tani.
Wakapolres Kompol Shallahuddin menegaskan, ini adalah wujud komitmen Polri mendukung program ketahanan pangan nasional Presiden.
“Pemanfaatan lahan produktif dan pendampingan petani adalah kunci. Ini tidak hanya soal pangan, tapi soal kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan yang tantangannya tidak mudah,” tegasnya.
Ia mendorong semangat gotong royong antara Polri, pemerintah kecamatan, desa, dan petani terus dijaga agar pertanian berkelanjutan.
Panen di Teluk Bayur menjadi bukti, meski berada di wilayah kepulauan terluar dengan tantangan geografis, potensi lokal bisa diolah menjadi kekuatan pangan.
Polres Anambas memastikan akan terus hadir bersama masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tapi ikut menanam, ikut panen, dan ikut menjaga pangan untuk Indonesia. (r/nel)





