BINTAN (HK) — Pemerintah Kabupaten Bintan kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menerima Silver Award pada ajang 1st IMT-GT Green City Award untuk kategori Circular Economy and Resource Efficiency atau Ekonomi Sirkular dan Efisiensi Sumber Daya.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Gala Dinner 32nd Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Ministerial Meeting, Rabu malam (9/9), di Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Sumatera Utara.

Penghargaan IMT-GT Green City Award diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap wilayah, kabupaten/kota, maupun inisiatif yang dinilai berhasil menerapkan praktik terbaik dalam pembangunan kota hijau (green cities) dan berkelanjutan di kawasan subregional Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Ajang tersebut sekaligus mencerminkan komitmen ketiga negara dalam mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta pengembangan investasi hijau di kawasan regional.

Bagi Roby Kurniawan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan atas upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bintan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan ekonomi sirkular dan efisiensi sumber daya.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Bintan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berbuat. Ekonomi sirkular dan efisiensi sumber daya membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Roby usai menerima penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri RI, M. Tito Karnavian.

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara selaku tuan rumah serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan rangkaian kegiatan IMT-GT.
Tito menjelaskan, IMT-GT yang dibentuk pada 20 Juli 1993 di Langkawi, Malaysia, telah menjadi salah satu bentuk penting kerja sama ekonomi subregional. Kerja sama tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi, konektivitas, perdagangan, investasi, pariwisata, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan.

“IMT-GT tidak boleh hanya menjadi forum untuk berdialog dan berdiskusi, tetapi harus menjadi sebuah platform yang menghasilkan program dan proyek yang konkret, terukur, serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” jelas Tito.
Sejumlah pejabat tinggi dari tiga negara turut menghadiri agenda tersebut. Di antaranya Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd. Nasir, serta Vice Minister for Office of the Prime Minister Kingdom of Thailand H.E. Thanadit Raktabut.
Turut hadir Director General Southeast Asia Department of Asian Development Bank Nianshan Zhang, Deputy Secretary General of ASEAN (ASEC) Nararya S. Soeprapto, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi yang mewakili Menko Perekonomian Edi Prio Pambudi, Chief Minister of Perlis sekaligus Head of CMGF Malaysia Abu Bakar bin Hamzah, serta Governor of Trang Province sekaligus Head of CMGF Thailand H.E. Mr. Songklod Sawanwong. (Advetorial/r)





