KARIMUN (HK) – Sebuah kapal motor layar (KML), Bintang Surya, hangus terbakar saat lego jangkar di Perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Minggu (12/6/2022). Dan kebakaran yang dasyat itu membakar seluruh badan kapal.
Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 07.00 WIB, namun api dapat dipadamkan pada pukul 08.45 WIB. Akibatnya salah seorang anak buah kapal (ABK), ikut menjadi korban dan tewas dalam insiden itu. Sementara 17 ABK lainnya dilaporkan selamat
“Api baru saja berhasil dipadamkan oleh kapal milik Bakamla RI yaitu KN. Pulau Dana,” ujar Kabag Humas Bakamla RI, Kolonel Bakamla Dr. Wisnu Pramandita.
Diterangkan Kolonel Dr. Wisnu Pramandita, Bakamla mendapat permintaan pertolongan terkait terbakarnya kapal tersebut. Kemudian, KN. Pulau Dana langsung mendatangi lokasi kejadian untuk segera melakukan aksi pemadaman.
“Kapal nahas itu sedang lego jangkar Perairan Tanjung Balai Karimun. Lalu terjadi suatu kebakaran pada pukul 07.00 WIB. Setelah dilakukan proses pemadaman, maka pada pukul 08.45 WIB, kebakaran kapal itu berhasil dipadamkan,” papar Humas Bakamla RI.
Diungkapkan Kolonel Dr. Wisnu Pramandita, kebetulan kita punya peralatan fire fighting sehingga bisa melakukan aksi pemadaman, kemudian dilakukan evakuasi terhadap kapal dan ABK kapal tersebut.
“Beruntung, dan kebetulan kita punya peralatan fire fighting sehingga bisa melakukan aksi pemadaman. Kemudian, kami lakukan evakuasi terhadap kapal dan ABK kapal tersebut,” tutur Humas Bakamla RI.
Dari data yang dihimpun dari Lanal Tanjung Balai Karimun, ada 18 orang ABK di atas kapal. Korban tewas, Abdul Jamal sebenarnya berhasil dievakuasi dari kebakaran kapal, hanya saja nyawanya tak tertolong setelah tak sadarkan diri.
Sebanyak 17 orang dilaporkan selamat yakni Kho Seng Koi, Suhami, Abdul Malik, Kamsani, Ibrahim bin Mahadar, Muhamad Adam, Kamarudin, Muslim, Ulin Saputra, Zulkifli, Teo Chong Meng, Raja Mohammad, Sumardi Yono, Tjan Liang Hen, Ije Kik No, Tan Kim Cuan.
Sebagaimana diketahui, KM Bintang Surya tersebut merupakan sebuah kapal kargo kayu yang bermuatan barang-barang kelontong kebutuhan harian. Kemudian terbakar hebat di perairan dekat Pulau Nipah, Kabupaten Karimun, Kobaran api menyala membakar seluruh badan kapal.
“KM Bintang Surya diketahui berangkat dari Singapura akan kembali pulang ke Tanjungbalai Karimun. Namun, terjadi kebakaran di perairan dekat Pulau Nipah. Sehingganya kobaran api membakar seluruh badan kapal. Beruntung saat terbakar, sejumlah ABK telah dievakuasi oleh TB Maya Harbour dibantu KRI LDG-632,” kata Danlanal Karimun, Letkol Laut (P) Joko Santosa, Minggu (12/6)
Paska kebaran, jelasnya, diketahui kapal Bintang Surya membawa barang-barang berupa asbes dan juga drum plastik, sehingga saat terjadi kebakaran itu api diduga berasal dari bagian palka kapal, dan menyambar barang bawaan berupa drum plastik dan juga asbes.
“Nakhoda kapal bernama Abdul Jamal dinyatakan meninggal dunia kejadian. Lantaran kondisi kapal yang terbakar dengan asap yang tebal, sehingga membuat korban lemas. Namun, korban sempat untuk menyelamatkan diri,” papar Letkol Laut (P) Joko Santosa.
Disebutkan juga bahwa, korban merupakan orang yang terakhir keluar dari kapal yang saat itu telah terbakar. Bahkan korban diketahui sempat mengirim broadcast pemberitahuan dan meminta pertolongan.
“Korban tidak terselamatkan setelah mendapat pertolongan, karena ia orang terakhir yang keluar dari kapal, karena korban mengirim broadcast terlebih dahulu,” ujar Danlanal.
Saat ini, ucapnya, korban selamat dan yang meninggal telah dievakuasi oleh tim dari KRI dan Lanal TBK, yang juga dibantu dari Polairud Polres Karimun, Basarnas, Bea dan Cukai dan Bakamla.
“Petugas sudah mengevakuasi ABK dan menyerahkan jenazah korban ke pihak keluarganya yang berada di Kecamatan Tanjungbatu, Karimun,” pungkas Danlanal TBK, Letkol Joko Santosa. (hph/r).
