“Saya lewat beli kue. Kemudian, saya melihat ada api yang sudah membesar di dekat pinggir pantai, berjarak sekitar 200 meter,” ujar Yunus.
Atas kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Natuna mengerahkan satu unit mobil.
Akibatnya, mereka pun kewalahan untuk memadamkan kobaran api tersebut.
Mengetahui hal tersebut, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Ranai, Kolonel Laut (P) Dofir mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan 2 mobil tangki, beserta puluhan prajurit untuk segera memadamkan kebakaran hutan tersebut.
Baca Juga: Anggaran Minim, Petani Tetap Jadi Atensi Pemerintah Natuna
“Beruntung di sekitar lokasi tidak ada perumahan warga, sehingganya petugas dengan mudah memadamkan api,” kata Kolonel Laut (P) Dofir.
Diterangkan Danlanal Ranai, awalnya kami mendapatkan laporan dari salah seorang warga yang melihat adanya kebakaran hutan, kemudian lansung kita ambil tindakan cepat dengan mengirim mobil damkar dan personel TNI AL ke lokasi kejadian tersebut, untuk bertindak cepat.
“Kami mendapat laporan, dan langsung mengerahkan 4 unit mobil pemadam. Saat dilokasi, api masih menyala nyala dengan marak. Sehingga, petugas cukup kewalahan untuk memadamkannya, karena ditiup angin kencang,” terang Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Ranai, Kolonel Laut (P) Dofir.
Namun, ujarnya, dengan semangat dan tekat yang kuat akhirnya kobaran api tersebut berhasil dipadamkan, meskipun dengan keterbatasan sarana penunjang.
“Alhamdulillah, kebakaran dapat dipadamkan pukul 14.00 WIB. Hingga saat ini, belum dapat diketahui penyebab kebakaran tersebut,” pungkasnya. (fat)




