BATAM BERITA TERKINI KEPRI

Wagub Nyanyang Audiensi dengan PT Pelabuhan Kepri, Bahas Peningkatan Ekonomi Daerah

Audiensi Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura bersama PT Pelabuhan Kepri di Kantor Graha Kepri Batam, Rabu (23/4)
Audiensi Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura bersama PT Pelabuhan Kepri di Kantor Graha Kepri Batam, Rabu (23/4)

BATAM (HK) – Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari PT Pelabuhan Kepri di Kantor Graha Kepri, Lt. 6, Kota Batam, Rabu (23/4).

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kesiapan Provinsi Kepri dalam menghadapi tantangan yang muncul akibat perang tarif dagang antara Amerika Serikat dan China, serta untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan sektor pelabuhan.

PT Pelabuhan Kepri merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di sektor kepelabuhan dan transportasi laut di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam audiensi tersebut, Wagub Nyanyang menyoroti pentingnya pemanfaatan tarif labuh jangkar di Selat Riau dan Tanjung Berakit untuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Upaya kita untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dari hasil labuh jangkar sangat penting. Salah satunya adalah dengan mendorong perubahan pada PP No. 15 agar pengelolaan labuh jangkar di wilayah-wilayah tersebut bisa lebih maksimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Provinsi Kepri,” ujar Nyanyang.

Disnaker Lingga Limpahkan Perselisihan PHK PT CSS ke Pengawas Tenaga Kerja Provinsi Kepri

Nyanyang juga menekankan letak geografis Kepri yang memiliki potensi besar untuk memanfaatkan perang dagang antara Amerika dan China, terutama di sektor pelabuhan.

“Kepri, yang dekat dengan Singapura, dapat memanfaatkan tarif impor yang relatif kecil dari Amerika. Ini memberi peluang besar bagi kita, karena banyak kapal supertanker akan beroperasi di wilayah kita,” tambahnya.

Dalam rangka menindaklanjuti pembahasan ini, ia mengajak semua pihak terkait untuk bekerja sama mencari solusi terhadap perbedaan persepsi dalam pelaksanaan pungutan retribusi agar dapat lebih memajukan Kepri.

“Kami akan mengadakan rapat bersama pihak-pihak terkait untuk memastikan kebijakan ini dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya menutup pernyataan.

Capt. Awaludin M. Mars, Direktur Umum PT. Pelabuhan Kepri, juga menyampaikan komitmennya untuk terus berupaya meningkatkan ekonomi Kepri melalui pengelolaan labuh jangkar yang lebih optimal.

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, DPD PSI Kota Tanjungpinang Gelar Kegiatan Jumat Berkah

“Sebagai BUMD, PT Pelabuhan Kepri memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung peningkatan PAD. Kami akan menindaklanjuti arahan dari Bapak Wagub dan bekerja sama dengan instansi terkait untuk mencapainya,” ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan, serta Tim Percepatan Pencapaian Target Pembangunan, Rindu Purba, Gunawan, dan Ibu Normawati. Dari pihak PT Pelabuhan Kepri, hadir juga Direktur Umum dan staf terkait. (eza)