Penyataan yang serupa dilontarkan oleh Sapta nugraha selaku Dekan tehnik elektro UMRAH mengatakan bahwa pihaknya akan membangun potensi desa, pengembangan SDM sepenuhnya dalam bentuk pelatihan dan implementasi khususnya dalam perkembangan sampah menjadi sampah maggot dan pupuk, untuk desa ini perdana.
Natinya bisa berlanjut di 36 desa lainnya di Kabupaten Bintan.
Mewakili Perppat Bentan yaitu Oman menambahkan bahwa dengan terjalinnya kerjasama ini Perppat akan mendukung dan bagi para anggota-anggota Perppat akan mengikutsertakan anggota untk bekerja sama dengan mahasiwa dan saling bertukar wawasan.
“Karena Perppat sudah sangat lama ingin menggandeng para akedemisi untuk bisa saling bersinergi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu Wan Rudy mengatahkan, Pemerintah Kabupaten Bintan sangat menyambut baik atas kerjasama program KKN ini dengan kampus kampus seluruh Indonesia dalam rangka tematik digitalisasi untuk membangun desa cerdas dengan memamfaatkan media online untuk membantu memasarkan hasil produk, membuat aplikasi online yang berguna untuk desa dan mempasarkan hasil masyarakat seperti Madu Kelulut, lembuh dan sayuran secara digitalisasi.
“Program ini tidak hanya selesai di KKN saja. Tetapi harus tetap berkelanjutan untuk meningkatkan SDM desa melalui tekhnologi revolusi 4.0, ditambah lagi dengan sudah di alokasikan pinjaman tanah 159 Ha utk masyarakat desa Lancang Kuning yang sampai saat ini kita ketahui desa ini menjadi kawasan hutan lindung,” tutupnya. (cw06)
