Selain mangrove, PT Timah Tbk. juga menanam ratusan batang cemara laut yang dilakukan pekan lalu.
“Perusahaan melakukan penambangan dengan memperhatikan aspek-aspek pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. PT Timah Tbk. juga berkomitmen mendukung net zero emission dengan upaya dekarbonisasi,” kata Abdullah.
Dia memaparkan penanam mangrove tidak hanya dilakukan di Kundur saja, melainkan juga di seluruh wilayah operasional perusahaan.
“Untuk di Kundur tahun 2019, PT Timah telah menanam 10.000 ribu bibit mangrove. Sedangkan, di Tahun 2021 karena pandemi kita bisa lakukan penanaman sebanyak 7.000 bibit. Di tahun 2022 ini, kita canangkan kembali penanamam mangrove,” ujarnya.
Baca juga: Basarnas Tanjungpinang Tanam 1000 Bibit Mangrove
Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Asisten I Pemerintah Kabupaten Karimun, Sularno mengapresiasi PT Timah yang sering melakukan penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, PT Timah merupakan perusahaan di kabupaten Karimun yang sangat konsisten dengan program lingkungan dan juga terhadap masyarakat sehingga ini sangat membantu pemerintah Kabupaten Karimun.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Rita Agustina mengapresiasi PT Timah yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap konservasi lingkungan seperti penanaman mangrove dan juga pemasangan tembok penahanan abrasi.




