BATAM (HK) – Penyematan Baju Adat Nias yang dipakaikan kepada Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Asmin Patros oleh sebuah Gereja di Batam beberapa hari yang lalu, menuai polemik dan perdebatan dikalangan pengguna media sosial Facebook.

Pro dan kontra terhadap Pemakaian Baju Adat Nias tersebut terungkap dalam sebuah postingan yang dilakukan di Media Sosial Facebook dari akun milik Paulus Rahman Tambunan.

Dalam postingan itu, tampak Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Partai Golkar, Asmin Patros sedang dipakaikan Baju Kebesaran Ono Niha oleh Gembala Gereja Tuhan Di Indonesia (GTDI) Sungai Yordan Batam.

“Happy Blessed Glorious Birthday Gtdi Sungai Yordan Batam kota Batam ke 6 Thn. Rise and Shine. Tuhan Yesus semakin memberkati Kenangan di masa yang akan Dateng,, GTDI Sungai Yordan, Sahabat bagi semua orang, Amin,” tulis Paulus Rahman Tambunan pada laman akun Facebooknya, Selasa (22/8/2023).

Kemudian, postingan tersebut mendapat komentar beragam dari pengguna media sosial hingga memenuhi kolom komentar dalam akun Facebook tersebut. Ada yang mendukung dan tidak sedikit juga yang menentangnya.

Salah satu komen datang dari pengguna media sosial bernama Yesi Gasella. Dia mengatakan, segampang itukah baju kebesaran masyarakat Nias dikenakan oleh orang yang menurut saya tidak ada sangkut pautnya dengan suku NIAS?

“Sedangkan selevel Gubernur saja kita kasih hanya Rompi! Ini saya lihat luar biasa bapak ini, dikasih lengkap dengan jubah,” ujar akun yang mengatasnamakan Yesi Gasella.

Lalu, komenan dari Yesi Gasella itu ditanggapi oleh warganet lainnya yang bernama, Berkat Laiya yang mengatakan, benar sekali Marwah suku Nias diobral demi caleg..

Sementara, pengguna media sosial lainnya yang bernama Koko Veri juga memberikan komentar yakni, Wah, jubah ini tak sembarang diberikan kepada siapapun kalau bukan tokoh masyarakat Nias.

“Gubernur aja di undang dia hanya di kasih Rompi. Gawat sudah ho,” tulis Koko Veri yang mendapat 2 jempol dari warganet.

Akun atas nama, Sio Gaho juga memberikan komentarnya, luar biasa ya?? Iya diluar kebiasaan ..!! Tempatnya spt rumah ibadah, yang menyematkan sepertinya Rohaniawan bukan tokoh adat tapi koq bisa ya?

Awak media sudah mencoba meminta klarifikasi dan konfirmasi kepada Asmin Patros melalui aplikasi WhatsApp. Namun dia enggan memberikan komentarnya terkait persoalan ini. “Terima kasih infonya, maaf kami tidak memberikan komentar takut salah ngomong ya,” cetusnya. (dbs)

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version