NASIONAL

Oknum Anggota Militer Terlibat Dugaan Korupsi Satelit

Kasus korupsi pengadaan dan sewa satelit di Kemenhan terjadi pada periode 2012-2021 lalu.

“Kita dalam gelar perkara memperoleh kesimpulan bahwa dari alat-alat bukti yang sudah didapat, memang kuat ada keterlibatan sipil dan oknum dari TNI,” ujar Jampidsus Febrie Adriansyah.

Dia berharap, agar pelaku dapat segera ditemukan dan kasus ini diusut hingga tuntas.

Pemeriksaan juga melibatkan pihak-pihak dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), selain dari TNI dan Kemenhan.

Hingga proses penyidikan yang dilakukan Senin (14/2/2022), penyidik belum menetapkan tersangka.

Puluhan Pekerja di PT Duta Marine Diduga Tidak Miliki Kejelasan Status, KSPSI Anambas Akhirnya Angkat Bicara Soroti Adanya Pelanggaran Ketenagakerjaan

Baca Juga : Kejati Terima 6 SPDP Korupsi Dana Hibah dari Polda

Proses penyidikan telah memeriksa lebih dari 15 orang saksi, yang kebanyakan dari bos di PT Dini Nusa Kusuma (DNK) selaku pengelola satelit di Kemenhan.

Selain itu, juga ada dua mantan pejabat tinggi perusahaan BUMN, dan LEN Industri .

Dalam kasus ini, penyidik akan melakukan penyidikan lanjutan, yang akan memeriksa tiga purnawirawan yang diduga terlibat.

Yaitu, Laksamana Pertama (Purn) Ir Listyanto selaku mantan kepala Pusat Pengadaan di Kemenhan, Laksda (Purn) Ir Leonardi selaku mantan kepala Badan Sarana Pertahanan di Kemenhan.

UIN Bukittinggi Raih Sertifikat Compliance dan Tree Rating 2.5 UI GreenMetric 2026

Sementara untuk satu nama lainnya masih belum diketahui.

Sumber: Republika.co.id

Laman: 1 2