LINGGA (HK) — Situs Istana Damnah terletak di Kampung Damnah, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.
Di situs ini terdapat reruntuhan Istana Damnah yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Sulaiman Badrul Alam Syah II (1857-1883).
Istana Damnah dibangun oleh Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmadi, Yang Dipertuan Muda Riau X (1857-1899), pada tahun 1860. Yang Dipertuan Muda atau Raja Muda adalah sebuah jabatan yang berada langsung di bawah sultan.
Istana Damnah dibangun untuk kediaman Sultan Sulaiman Badrul Alam Syah II (1857-1883), Yang Dipertuan Besar Riau atau Sultan Lingga keempat.
Bangunan asli Istana Damnah telah runtuh, hanya menyisakan fondasi, bagian tangga, tiang bendera, tungku dapur, dan pemandian.
Dari puing-puing yang tersisa, dapat dibayangkan bahwa kompleks Istana Damnah pada zaman dulu terdiri dari dua bangunan, yakni bangunan istana dan balairung atau pendopo.
Bangunan Istana Damnah berbentuk panggung yang ditopang dengan tonggak semen berjumlah 22 buah. Kondisi dua tangga masuk di bagian muka masih cukup utuh, sehingga dapat dilihat keunikan gaya arsitekturnya.
Apabila diamati dari atas, denah bangunan Istana Damnah tampak seperti ibu yang menggendong anak. Sedangkan bangunan pendopo hanya menyisakan bagian fondasi berukuran 23,8 x 20 meter.
Saat ini, di Situs Istana Damnah dapat dijumpai reruntuhan bangunan asli Istana Damnah, sekaligus replika istana yang didominasi warna kuning.