“Salat merupakan sarana bagi manusia untuk membersihkan hati, berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” kata Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar menambahkan Allah memberikan kemudahan bagi hamba-Nya untuk melaksanakan salat misalnya ketika tidak ada air ataupun dalam keadaan sakit yang tidak boleh terkena air dapat melakukan salat dengan cara bertayamum sebagai pengganti wudu.
Salat akan memberikan manfaat bagi manusia apabila dikerjakan dengan tulus dan ikhlas semata-mata mengharapkan keridaan Allah dan sebaliknya salat tidak akan memberikan manfaat apa-apa bagi manusia apabila salat dianggap sebagai beban oleh manusia itu sendiri.
“Apabila salat dikerjakan dengan baik akan dapat mencegah manusia dari perbuatan keji dan mungkar,” ujar Gubernur Ansar.
Baca juga: Roby dan Ansar Hadiri Tablig Akbar Isra’ Mi’raj di Kijang
Terakhir, Gubernur Ansar mengajak masyarakat Kepri untuk meningkatkan kebersihan hati dan senantiasa menjalin dan meningkatkan ukhuwah islamiyah, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam rangka memajukan Provinsi Kepulauan Riau.
“Dengan ikhtiar dan doa, semoga dapat memberi kemakmuran dan keadilan bagi seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Riau di bawah naungan dan rida Allah SWT,” tutupnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan, para OPD Kepri, para OPD Kabupaten Bintan, para Forkompinda Kepri, para pengurus BKMT Kepri, para pengurus Masjid Besar An-Nur, dan jamaah Masjid Besar An-Nur. (vnr/r)
