Dia juga optimis dengan dukungan semua pihak dapat mensukseskan pelaksanaan travel bubble ini agar ke depannya dapat menjadi upaya perbaikan Ekonomi Kepri.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri, H. Ansar Ahmad, S.E., M.M. melaporkan kepada Menparekraf RI Sandiaga Uno bahwa travel bubble ini menjadi referensi utama Provinsi Kepri dalam pengendalian Covid-19 dan pemulihan ekonomi Kepri.
“Alhamdulillah, hingga saat ini kita sudah cukup berhasil mengendalikan pandemi Covid-19,” ujar Ansar.
Baca juga: Travel Bubble Bintan Bangkitkan Sektor Pariwisata Kepri
Hal ini dilihat dari angka-angka referensi, indikator penanganan Covid-19 khususnya vaksinasi secara menyeluruh yang sudah mencapai 100,2 persen dosis 1 dan dosis 2 hampir mencapai 90 persen, serta tiga minggu melaksanakan vaksinasi anak hampir 80 persen.
“Dengan capaian tersebut, artinya kita telah bekerja keras, hasil survey serologi kita, antibodi masyarakat Kepri sudah terbentuk hampir 90 persen,” tegas Ansar.
Sehingga, dengan capaian tersebut, lanjut Ansar, Kepri siap menerima kunjungan wisatawan baik dari Singapura dan negara lain meskipun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. (eza)
