SDM dan Pembangunan Kota Tanjungpinang Meningkat
TANJUNGPINANG (HK) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kota Tanjungpinang, menggelar rapat paripurna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT), Otonom Kota Tanjungpinang, di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (17/10).
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni dan diikuti Asisten III H. Misbardi S,Sos, M,Si, Wakil ketua DPRD, Walikota, Wakil Walikota Tanjungpinang, Forkompinda, serta mantan walikota sebelumnya periode 2003-2008, yakni Dra Hj Suryatati A Mantan dan periode 2008 – 2018, H. Lis Darmansyah, H. Raja Eriza M.
Walikota Tanjungpinang, Rahma dalam sambutannya menyampaikan, secara umum dari pencapaian lima misi pembangunan daerah yang telah dilakukan yakni, meningkatkan kualitas sumberdaya manusia.
Dimana, pembangunan manusia di Kota Tanjungpinang terus menunjukkan perbaikkan hal yang positif, dan ini tercermin pada indeks pembangunan manusia (IPM), yang mengalami trend kenaikkan sejak tahun 2018.
“Berdasarkan data badan pusat statistik (BPS), maka IPM Kota Tanjungpinang Tahun 2021 berada di level 78,93 persen, naik 0,6 poin (0,77 persen) dari posisi 2018. Capaian IPM 2021 melebihi target RPJMD pada tahun berjalan, yakni 78,73 persen dan menempati urutan kedua tertinggi, di antara Kabupaten/Kota se Provinsi Kepri, setelah Kota Batam,” jelas Rahma, dihadapan peserta Rapat Paripurna tersebut.
Rahma melanjutkan, selama empat tahun perjalanan Pemerintahan Kota (Pemko), Tanjungpinang mengalami kemajuan serta menunjukan hasil yang baik dalam pencapaian visi misi dan tujuan pembangunan daerah, dengan segala keterbatasan yang dimiliki di tengah pandemic covid-19. Termasuk permasalahan yang secara langsung, maupun tidak langsung, mempengaruhi dinamika kehidupan masyarakat.
“Pembangunan merupakan proses multidimensional, dimana perubahan direncanakan, diupayakan dan diharapkan, berhasil untuk semua aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, proses pembangunan haruslah dilandasi pendekatan holistik-tematik, integratif dan spesial, serta berpijak pada asas-asas pemikiran yang rasional dan tajam, dibingkai dalam visi dan misi yang jelas,” ujarnya.
Usia ke 21 tahun merupakan usia yang sedang beranjak dewasa yaitu usia semangat membangun kota sesuai dengan visi “Tanjungpinang sebagai kota yang maju berbudaya dan sejahtera dalam harmoni kebhinekaan masyarakat Madani”.
Visi inilah yang menjadi titik capaian dan titik tuju dari rangkaian proses pembangunan sejak kepemimpinan Alm Ayah Syahrul hingga Endang Abdullah memimpin Kota Tanjungpinang.
“Visi ini juga menjadi semangat kami untuk menjadikan Tanjungpinang sebagai kota yang maju dan rumah penghidupan bagi seluruh lapisan masyarakat dengan lapisan dengan keberagaman etnis dan agama yang berakhlak mulia serta berpegang teguh pada nilai-nilai luhur budaya,” ungkapnya
Diketahui untuk upacara HUT Kota Otonom Tpi, atau upacara peringatan Hari Jadi ke-21 Kota Otonom Tanjungpinang, terpaksa digelar dalam ruangan, karena hujan deras, Senin (17/10).
Meski dilaksanakan di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Walikota Tanjungpinang, namun tak mengurangi khiqmadnya pelaksanaan upacara itu. Walikota Rahma memimpin langsung jalannya upacara yang dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara, dan unsur FKPD.
Dan turut hadir mantan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Suryatati A. Manan, dan Edward Musalli, Pejabat Pemko Tanjungpinang, unsur FKPD, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta pejuang pembentukan Kota Otonom Tanjungpinang.
Dalam sambutannya, Walikota Rahma menyampaikan amanat terkait capaian pembangunan yang telah dilaksanakan selama empat tahun pemerintahan almarhum Ayah Syahrul bersama Rahma, yang kemudian dilanjutkan Rahma dan Endang Abdullah.
Beberapa capaian tersebut diantaranya penanganan kawasan kumuh yang hanya tersisa 11,42 Ha di tahun 2021, penanganan titik genangan air sebesar 11,11% pada tahun 2021. Angka capaian tersebut meningkat 3,71% dari capaian tahun sebelumnya.
Penambahan panjang jalan terbangun periode tahun 2019 s.d 2022 sepanjang 14,65 km. Selama kurun waktu 2018-2022, panjang jalan dalam kondisi mantap meningkat sebesar 57,81%, menjadi 372,123 km per Agustus 2022. Persentase drainase dalam kondisi baik meningkat dari 29% pada tahun 2020 menjadi 48,40% di tahun 2021.
“Total jumlah lampu PJU yang telah terbangun selama periode 2019-2022 sebanyak 8.789 titik, melebihi target akhir RPJMD tahun 2023 yaitu 8.112 titik,” sebut Rahma.
Beberapa pembangunan, lanjut Rahma, ada yang telah terbangun dan dalam proses pembangunan diantaranya pembangunan Quran Centre, mal pelayanan publik (MPP), peningkatan Puskesmas Sei Jang, penambahan ruangan kamar rawat inap khusus covid di RSUD, pengelolaan SWRO dan SPAM sebagai pemenuhan air bersih dengan menambah Sambungan Rumah (SR) sebanyak 2000 SR, penataan kawasan Wisata Pulau Penyengat.
Sementara pembangunan yang masih berjalan saat ini diantaranya, revitalisasi pasar berkolaborasi dengan Kementerian PUPR. Bangunan terdiri dari 3 lantai, 4 blok, 265 kios dan 346 meja los. Rumah mandiri perempuan tangguh sebagai tempat pelatihan pengembangan kewirausahaan bagi perempuan rentan dan perempuan kepala keluarga.
“Ada juga sentra IKM atau pusat oleh-oleh berlokasi di Bintan Center, yang terdiri dari pusat promosi dan rumah kemasan mini, serta penataan Melayu square sebagai destinasi wisata kuliner yang lebih menarik, bersih dan nyaman,” paparnya.
Walikota Rahma menyatakan, capaian serta kemajuan pembangunan kota Tanjungpinang saat ini, tentunya tidak lepas dari jasa para pejuang dari pendahulu kita, dukungan dan peran dari pemerintah pusat, provinsi, unsur forkopimda, DPRD dan perangkat daerah Kota Tpi.
Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih yang teringgi-tingginya kepada para pejuang pembentukan kota otonom dan semua pihak yang bersama-sama berkontribusi dalam membangun kota Tanjungpinang demi kesejahteraan seluruh masyarakat.
“Terima kasih juga kepada bapak Gubernur Kepri bersama jajarannya yang sudah berjuang membangun kota yang kita cintai ini. Insya Allah dan mudah-mudahan, Tanjungpinang terus maju dan sejahtera masyarakatnya,” ucapnya.
Terkhusus untuk seluruh jajaran pemko Tanjungpinang, ia juga mengucapkan terima kasih karena sudah membantu dirinya sejak bersama almarhum ayah Syahrul dan sampai hari ini dengan pak Endang Abdullah.
“Sebagai bukti cinta dan sayang saya kepada bapak ibu semua. Tahun ini TPP tetap dibayarkan sampai Desember, tidak ada potongan sama sekali. Namun, ini harus dibarengi dengan kinerja terbaik sebagai wujud kita bersama-sama bangkit, masyarakat dan jajaran saya,” tuturnya.
Terakhir, Rahma mengajak jajarannya, stakeholder, dan masyarakat untuk bergandeng tangan, bahu-membahu, dan saling menghargai dalam membangun kota yang kita cintai ini.
“Mari kita saling bergandeng tangan. Jadikan momentum hari jadi ke-21 kota otonom ini sebagai semangat, inspirasi, serta motivasi bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan membangun daerah lebih maju,” tutupnya.
Diakhir acara dilakukan penyerahan hadiah kepada pemenang dari berbagai perlombaan sempena hari jadi ke-21 kota otonom Tanjungpinang. (r/nel)
