Sehingganya, program yang dibuat oleh pemerintah betul-betul dapat dinikmati oleh masyarakat.
“Tapi kan ada Dinas Perdagangan selaku dinas teknis. Di sini lah fungsi dinas teknis itu untuk mencari solusinya. Apakah kendala ini perlu disampaikan ke pusat atau diselesaikan di tingkat daerah, silahkan saja. Asalkan pemerintah itu hadir di tengah masyarakat dengan programnya. Itu yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tegas Marzuki.
Dengan ini pula, dia berharap program tersebut tidak hanya dapat diterapkan di ibu kota Kabupaten Natuna saja, akan tetapi juga dapat diteruskan kepada semua masyarakat yang ada di seluruh penjuru Natuna dan di pulau-pulau.
Baca Juga: DPRD Panggil Pertamina Rayon I Kepri dan Pemkab
“Dan kami ingin program ini sampai ke pulau-pulau. Kami DPRD siap mendukung program ini secara all out melalui jalur politik karena ini menyangkut keperluan masyarakat secara keseluruhan,” tutupnya.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Natuna telah me-launching program minyak goreng satu harga dengan harga Rp14 ribu per liter.
Namun, program ini baru bisa dijalankan di wilayah Kota Ranai dan sekitarnya. Sedangkan, di wilayah lainnya, program ini belum dapat dilaksanakan, karena terdapat kendala, seperti yang disebutkan di atas. (fat)
