Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Nusantara, DPC HNSI Kepulauan Anambas Bagikan Makanan Bergizi Gratis di SDN 004 Genting AWe Hentikan Gugatan Ke MK, Nizar-Novrizal Sah Pemenang Pilkada Lingga 2024 Laksanakan Arahan Presiden, Kepala BP Batam Efisiensikan Anggaran 2025 Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, BP Batam Prioritaskan Pengembangan Kawasan Strategis DKP Kepri – Traveloka dan CARE Indonesia Proteksi Ekosistem Mangrove di Pulau Bintan Melalui Pemberdayaan Kelompok Perempuan Pria Lansia Ditemukan Tewas di Bengkel Alat Berat di Kijang Bintan

BERITA TERKINI

Terdakwa Korupsi APBDes, Eks Kades Lancang Kuning Bintan Diadili di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang

badge-check


					Mantan Kades Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, periode 2016 - 2022, Cholili Bunyani, saat menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Selasa (28/11/2023). Foto: Istimewa Perbesar

Mantan Kades Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, periode 2016 - 2022, Cholili Bunyani, saat menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Selasa (28/11/2023). Foto: Istimewa

TANJUNGPINANG (HK) – Perkara dugaan tindak pidana korupsi APBDes yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa (Kades) Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, periode 2016 – 2022, Cholili Bunyani, akhirnya duduk di kursi terdakwa sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Selasa (28/11/2023).

Jalannya sidang di pimpin majelis Ricky Ferdinan, didampingi dua hakim anggota kali ini guna mendengarkan pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), dari Kejari Bintan, Shaeku Putunezar dan Marshal Stanley Yehezkiel.

Dalam sidang terungkap, adanya sejumlah kegiatan yang diduga dilakukan korupsi oleh mantan Kades ini, diantaranya pengadaan sapi, pembangunan kandang dan juga ternak madu kelulut pada tahun 2018.

Disamping itu, pada kegiatan tahun 2019, terdakwa juga melakukan dugaan korupsi berupa keuangan desa untuk proyek master plan dan pembersihan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Sedangkan, untuk tahun tahun 2020 juga ditemukan adanya dugaan korupsi pada pengadaan penerangan lampu jalan sollar cell dan DAS serta di tahun 2021 untuk proyek solar cell.

Berdasarkan Laporan Hasil Audit oleh Auditor Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) terkait Penghitungan Kerugian Keuangan Negara tentang Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Keuangan Desa Lancang Kuning Tahun Anggaran 2018 sampai tahun 2021 Nomor: R-334/L.10/H.VI/10/2023 tertanggal 04 Oktober 2023 telah ditemukan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp.999.908.862,-

Perbuatan terdakwa Cholili Bunyani disangka melanggar Primair Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2), dan ayat (3) Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau SUBSIDIAIR Pasal 3 jo. Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2), dan ayat (3) Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (nel)

Baca Lainnya

LSM Getuk Bakal Laporkan Dugaan Korupsi Diskominfo Kepri ke Polda

11 Desember 2024 - 13:25 WIB

Sidang Perdata, Oknum Notaris Disebut Terima 10 Sertifikat Tanah Milik Penggugat

4 Desember 2024 - 11:50 WIB

Jelang Natal, Rutan Tanjungpinang Perkuat Pengamanan dan Penggeledahan Blok Tahanan

3 Desember 2024 - 17:23 WIB

Penataan Lanjutan Pulau Penyengat jadi Prioritas Utama APBN Kepri 2025

3 Desember 2024 - 09:06 WIB

Pemko Tanjungpinang Perkuat Germas untuk Kesehatan Masyarakat

2 Desember 2024 - 17:03 WIB

Trending di BERITA TERKINI