TANJUNGPINANG (HK) – Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas dan perguruan tinggi di Tanjungpinang turun ikut melakukan aksi Demonstrasi di depan kantor DPRD Kepri Dompak,Senin (11/4).
Meskipun dihadang aparat keamanan dan pihak kepolisian dan gabungan TNI Polri dengan kawat berduri tak menyurutkan aksi demonstrasi para mahasiswa tersebut.
Yangmana, terdapat tiga tuntutan yang disampaikan mahasiswa dalam aksi demonstrasi tersebut.
Pertama, mahasiswa menuntut penolakan
terhadap rencana perpanjangan masa jabatan presiden selama tiga periode atau pengunduran pelaksanaan pemilu presiden.
“Kedua, kami menolak keras adanya kenaikan bahan pangan dan harga BBM,” ujar Mahasiswa saat menyampaikan orasinya.
Serta ketiga menolak diberlakukannya PPN 11 persen.
Dalam orasinya pun mahasiswa terus berontak sorai meminta pihak keamanan untuk dapat meluruskan jalannya untuk sampai ke halaman Gedung DPRD Kepri untuk langsung bertemu Pimpinan dan anggota DPRD Kepri.
Yang pada saat bersamaan juga sedang melaksanakan sidang paripurna dengan agenda penyampaian pandangan akhir fraksi DPRD Kepri terdapat Ranperda perubahan ketiga atas Perda Nomor 1 tahun 2012 tentang Retribusi Daerah khususnya Pengunaan Tenaga Kerja Asing PTKA di Provinsi Kepri.(Efr)
