BATAM

Tak Hanya Perjuangkan Hak Buruh, LEM SPSI Batam Salurkan Bantuan Rp25 Juta untuk Korban Bencana NTT

BATAM (HK) – Solidaritas buruh tak hanya ditunjukkan melalui perjuangan menuntut hak-hak pekerja. Kepedulian terhadap sesama juga menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang ditunjukkan DPC Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) Kota Batam.

Bersama Pimpinan Unit Kerja (PUK) se-Kota Batam, organisasi pekerja tersebut menyalurkan bantuan sosial sebesar Rp25 juta bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan diserahkan di Sekretariat Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK-NTT) Kota Batam, Ruko Royal Sincom, Batam Centre, Sabtu (24/10/2026). Bantuan diterima Ketua Umum PK-NTT Kota Batam, Mohammad Agung Teibang, bersama jajaran pengurus.

Sekretaris DPC FSP LEM SPSI Kota Batam, Dedi Iswandi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong para pengurus serta anggota serikat pekerja terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

Menurut Dedi, peran serikat pekerja tidak semata-mata berkaitan dengan perjuangan hak buruh dan persoalan ketenagakerjaan. Organisasi pekerja juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama ketika bencana melanda.

“FSP LEM SPSI Kota Batam bukan hanya turun ke jalan atau memperjuangkan hak-hak pekerja. Kami juga peduli terhadap musibah yang dialami masyarakat di berbagai daerah. Ketika saudara-saudara kita tertimpa bencana, sudah sepatutnya kita ikut merasakan dan berupaya membantu,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan, dana bantuan sebesar Rp25 juta tersebut dihimpun melalui semangat kebersamaan para pengurus dan anggota FSP LEM SPSI di Kota Batam. Dana itu diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Dedi menegaskan, aksi kemanusiaan tersebut bukan kali pertama dilakukan FSP LEM SPSI Kota Batam. Sebelumnya, organisasi tersebut juga telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa solidaritas buruh tidak berhenti pada perjuangan di lingkungan kerja. Ada tanggung jawab kemanusiaan yang harus kita jalankan bersama. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” katanya.

Menurutnya, kepedulian lintas daerah menjadi bukti bahwa semangat solidaritas dapat melampaui batas wilayah maupun latar belakang pekerjaan. Dalam situasi bencana, kebersamaan dan uluran tangan dari berbagai pihak diharapkan mampu memberikan dukungan bagi masyarakat untuk menghadapi masa sulit.

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus DPC FSP LEM SPSI Kota Batam, yakni Dedi Iswandi, Ola Ibrahim, Fitri Novia, Murianto, dan Risma Yanti Hasibuan.

Melalui aksi tersebut, FSP LEM SPSI Kota Batam berharap semangat gotong royong terus tumbuh di kalangan pekerja sekaligus memperkuat kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan. (dam)

Kapolda Kepri Perkuat Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Lindungi Pekerja