Berbagai upaya dapat dilakukan secara kolektif, seperti membersihkan secara gotong royong saluran air ataupun mempersiapkan tempat evakuasi sementara yang aman dengan penerapan protokol kesehatan.

Masyarakat juga dapat memperkuat diseminasi informasi melalui jaringan komunikasi digital ataupun menggunakan telekomunikasi frekuensi radio sebagai sarana informasi awal peringatan dini sehingga dapat menjadi pertimbangan langkah yang dapat diambil dalam hal kesiapsiagaan.

Berdasarkan data Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), hujan intensitas tinggi saat mulai meluapnya Sungai Cileungsi, Rabu (16/2/2022), sekitar pukul 22.00 WIB, kondisi sungai dalam Siaga 1 dengan tinggi muka air (TMA) 400 sentimeter (normal 100 cm) dan aliran air di pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas juga Siaga 1 dengan TMA 710 cm (normal 350 cm).

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas Puarman menjelaskan, luapan banjir itu menyebabkan banjir meluas ke daerah permukiman di Perum Nusa Indah. Setidaknya ada 18 RW.

Baca juga: Cegah Banjir Saat Musim Penghujan, Berikut 4 Usulan Prioritas Desa Toapaya

”Banjir hampir sekitar empat jam merendam rumah-rumah. Mulai berangsur surut saat TMA Sungai Cileungsi debitnya berkurang. Surut sekitar pukul 02.00,” kata Puarman.

Hingga sore, TMA di Sungai Cileungsi dalam kondisi normal.

Kamis malam ini, di lokasi banjir menumpuk sampah dan lumpur. Tim KP2C, sukarelawan, BPBD, petugas TNI-Polri, berserta warga bersama membersihkan sisa banjir.

Beberapa warga sudah kembali ke rumah mereka.

Sumber: Kompas.id

1 2
Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version