BATAM (HK) – Warga Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar Kota Batam sudah 3 hari air bersih tidak mengalir ke rumahnya, yakni sejak Sabtu 31 Desember 2022 sampai hari ini, Senin 2 Januari 2023.

Akibat air tak hidup tersebut, warga kesulitan untuk beraktifitas seperti memasak, mencuci, bahkan banyak anak-anak pergi sekolah terpaksa tidak mandi, karena stok air dirumahnya juga sudah habis.

“Cukup sudah penderitaan kita pada awal tahun 2023 ini, sudah lah listrik mati-mati hidup, air sudah 3 hari ini tak hidup-hidup. Jangankan untuk mandi dan mencuci piring, untuk buang air saja tak ada lagi air,” kata Rama Warga Tanjung Sengkuang, RT 06 RW 08,” Senin (2/1/2023).

Dikatakannya, untuk memenuhi kebutuhan air di rumahnya, dia bersama warga lainnya terpaksa meminta air pada salah seorang warga yang punya sumur dan mengangkatnya menggunakan ember.

“Terkait air tak megalir ini saya sudah mencoba menghubungi call center SPAM Batam, namun sudah puluhan kali saya telfon tak terhubung-terhubung, jadi kami bingung mau mengadu sama siapa lagi” tuturnya.

Ditegaskannya, yang lebih parahnya lagi warga tidak mendapatkan pemberitahuan apapun dari PT Moya selaku pengelola air bersih penyebabnya dari matinya air tersebut.

“Sepertinya mereka sesuka hatinya saja, sementara kalau untuk pembayaran mereka minta tidak boleh telat, kalau telat satu hari saja sudah di denda. Harusnya sesuailah antara kebijakan dengan pelayanan yang diberikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Corporate & Customer Communication Manager SPAM Batam, Astriena Veracia saat dikonfirmasi melalui pesan whatsApp belum memberikan jawabannya. (dam)

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version