BATAM (HK) – Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memperingati Anniversary ke-55 dengan menggelar berbagai kegiatan sosial dan kepariwisataan di Dataran Engku Putri, Batam Center, Sabtu (10/1/2026) pagi.
Selain menjadi ajang silaturahmi insan pariwisata, perayaan ini juga diisi dengan penggalangan dana bantuan bencana yang diperuntukkan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh.
Rangkaian kegiatan HUT ke-55 ASITA Kepri meliputi senam bersama, jalan santai, pemotongan tumpeng, serta sosialisasi terbentuknya Asosiasi Pramuwisata Madani, organisasi pramuwisata baru di Kepulauan Riau.
Sejumlah pejabat dan pelaku industri pariwisata turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Hasan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, serta perwakilan asosiasi pariwisata.
Ketua DPD ASITA Kepri, Eva Betty, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan serta dukungan berbagai pihak terhadap kegiatan ASITA. Dalam kesempatan tersebut, Eva juga mensosialisasikan terbentuknya Asosiasi Pramuwisata Madani.
“ASITA mendukung penuh terbentuknya Asosiasi Pramuwisata Madani karena dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal dan membuka peluang bagi masyarakat tempatan untuk terlibat langsung dalam industri pariwisata,” ujar Eva.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan asosiasi pramuwisata tersebut. Menurutnya, kebebasan berserikat dan berkumpul merupakan hak setiap warga negara.
“Asosiasi Pramuwisata Madani ini, apalagi berkaitan langsung dengan sektor pariwisata, tentu kita dukung untuk memperkuat daya saing pariwisata Kepri di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Hasan berharap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) asosiasi tersebut dapat memuat nilai-nilai kearifan lokal yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat serta penguatan promosi budaya Melayu Kepulauan Riau.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata. Ia menilai kehadiran Asosiasi Pramuwisata Madani sebagai langkah positif dalam pengembangan pariwisata Batam dan Kepri.
“Selama tujuannya untuk kemajuan pariwisata Batam dan Kepri, tentu kami mendukung,” katanya.
Ketua DPD IPI Kepri, Tatik Marnikowati, juga menyatakan dukungan penuh terhadap asosiasi tersebut. Menurutnya, kehadiran Asosiasi Pramuwisata Madani memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat Melayu untuk berperan aktif sebagai pramuwisata.
“Di IPI, seluruh travel telah kami data bagi yang berminat bisa mendaftarkan pramuwisatanya ke Asosiasi Pramuwisata Madani,” ujarnya.
Sementara itu, ketua ASPABRI, Joe Purba, turut menyampaikan dukungannya. Ia menilai kehadiran asosiasi pramuwisata baru akan mendorong persaingan sehat di industri pariwisata.
“Kami mendukung penuh dan telah mengimbau anggota ASPABRI yang berminat menjadi pramuwisata untuk bergabung,” katanya. (dam)

