PSSI-LIB Mengaku Sudah Dapat Restu
JAKARTA (HK) – Mabes Polri belum mengetahui adanya pemberian izin maupun rekomendasi kelanjutan kompetisi sepak bola nasional Liga-1 2022.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri, Komisaris Besar (Kombes) Nurul Azizah mengatakan timnya belum menerima penjelasan, maupun kepastian dari internal markas besar tentang pemberian izin keramaian, dan rekomendasi kelanjutan gelaran Liga 1 tersebut.
“Sampai sekarang kami tidak terinformasi tentang hal tersebut,” begitu kata Nurul, saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (4/12). Pun kata dia, timnya dari Divisi Humas Mabes Polri, belum ada menerima kabar tentang kelanjutan Liga 1 tersebut. “Mungkin bisa ditanyakan langsung ke Baintelkam,” ujar dia.
Sementara Asisten Operasi (Asops) Kapolri Inspektur Jenderal (Irjen) Agung Setya Effendi, pun tak menjawab perihal tentang kepolisian yang sudah memberikan izin dan rekomendasi kelanjutan Liga 1.
Saat dihubungi, Agung hanya meminta agar sama-sama mengikuti perkembangan yang sudah ada. “Ikuti perkembangan saja,” begitu kata dia.
Ketika diminta kepastian apakah benar Mabes Polri sudah memberikan izin keramaian, dan rekomendasi kelanjutan kompetisi sepak bola Liga-1 2022 tersebut, Irjen Agung memilih tak menjawab. Irjen Agung juga tak menjawab apakah kelanjutan Liga 1 tersebut hanya klaim dari Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI), dan Liga Indonesia Baru (LIB).
Sebelumnya diberitakan PSSI dan LIB mengatakan sudah mendapatkan restu dari Mabes Polri untuk melanjutkan kompetisi Liga-1 2022. Dalam izin keramaian dan rekomendasi dari kepolisian itu disebutkan, kompetisi sepak bola nasional dapat kembali dilanjutkan pada Senin (5/12).
PSSI dan LIB menyebutkan kelanjutan kompetisi sepak bola nasional itu menggunakan model bubble dengan episentrum seluruh pertandingan berpusat di lima stadion di Jawa Tengah (Jateng) dan Jogjakarta.
Lima lapangan yang digunakan adalah, Stadioan Manahan di Solo, dan Stadion M Soebroto di Magelang, dan Stadion Jatidiri di Semarang. Dua lapangan lainnya, yakni di Stadion Maguwoharjo, Sleman, dan Stadion Sultan Agung, di Bantul.
Putaran pertama kelanjutan kompetisi dengan sistem bubble tersebut, dikatakan PSSI dan LIB akan berakhir sampai akhir Desember 2022. Selama putaran pertama lanjutan tersebut, dikatakan federasi dan operator, digelar tanpa penonton.
Namun dalam rekomendasi, dan izin keramaian dari Polri itu, dikatakan lanjutan kompetisi sepak bola nasional Liga-1 akan kembali normal dengan pola kandang-tandang pada awal Januari 2023. Namun disebutkan gelaran pertandingan normal tahun mendatang dengan pembatasan penonton.
Kelanjutan Liga-1 2022 yang akan dimulai pada 5 Desember 2022 ini, dilakukan setelah pemerintah memutuskan untuk membekukan sementara kompetisi sepak bola nasional pascatragedi kemanusian yang menewaskan 135 suporter di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur (Jatim), pada 1 Oktober 2022 lalu. (rpb)
