BINTAN (HK) – Sebagai langkah strategis memperluas jejaring kelembagaan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) resmi menjalin kerja sama strategis dengan LAZNAS Yakesma Kantor Perwakilan Kepulauan Riau melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Penandatanganan dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026, di ruang Ketua STAIN SAR Kepri. Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., yang bertindak untuk dan atas nama institusi, bersama Branch Manager Yakesma Kepulauan Riau, Ilham Haryoko, S.Pi.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi kedua belah pihak, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan pendidikan dan pengajaran, pelaksanaan penelitian kolaboratif, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia, serta berbagai kegiatan lain yang disepakati bersama sesuai kebutuhan institusi.
Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal dalam membangun sinergi kelembagaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kerja sama ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret yang mendukung penguatan kapasitas akademik, riset terapan, serta pengabdian yang solutif dan responsif terhadap kebutuhan umat,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Yakesma Kepulauan Riau menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan dengan perguruan tinggi.
Melalui Nota Kesepahaman ini, kedua institusi diharapkan mampu mengoptimalkan potensi masing-masing dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan nilai-nilai keislaman, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Riau secara berkelanjutan. (r/eza)





