“Kebanyakan ikan dingkis yang dibeli, yang ada telurnya, dan itu sebagai kebiasaan etnis Tionghoa di Tanjungpinang. Itu sebagai salah satu pelengkap disajian khas etnis Tionghoa saat perayaan imlek, dan kita juga percaya ikan ini membawa keberuntungan,” ujarnya, saat ditemui di lapak ikan, Jalan Tambak, Tanjungpinang, Selasa (1/2) pagi.

Anthony menjelaskan, ikan dingkis yang dijualnya itu diambil dari kelong yang ada di Pulau Pangkil, sebanyak 200 kg.

Ikan ini menjadi sajian khas imlek tiap tahun. Dalam sekejap, keberadaan ikan dingkis tersebut habis terjual, dengan harga Rp50 ribu per kilo, hingga Rp100 ribu per kilo.

“Untuk harga ikan dingkis hari ini bervariasi. Kami menjualnya mulai dari harga Rp50 ribu per kilo untuk yang tidak ada telurnya, dan Rp100 ribu per kilo, untuk ikan dingkis yang ada telurnya,” terang Anthony.

Warga Tionghoa pun antusias dengan membeli ikan dingkis pada Anthony, “Dari pagi sudah ramai yang membeli. Mereka membeli sekitar 2 kg – 3 kg, dengan ukuran yang beragam dari kecil, sedang, hingga besar,” pungkasnya. (Cw04)

1 2
Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version