BATAM (HK) — Menjelang pelantikan kepengurusan, Asosiasi Pramuwisata Madani (APM) terus melakukan pembenahan internal dan mematangkan berbagai persiapan organisasi guna mendukung kemajuan sektor pariwisata di Kepulauan Riau (Kepri).

Ketua APM, Rohaizat, menegaskan bahwa keberadaan APM harus mampu memberikan rasa nyaman bagi wisatawan serta berjalan sesuai aturan pemerintah, khususnya Undang-Undang Pariwisata Nomor 18 Tahun 2025.

Menurutnya, setiap pekerja pariwisata wajib mengikuti pelatihan melalui lembaga resmi dan memiliki sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sesuai skema serta Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang berlaku.

“Pramuwisata harus profesional dan memiliki kompetensi. Karena itu, pelatihan dan sertifikasi menjadi hal penting agar pelayanan kepada wisatawan semakin berkualitas,” ujar Rohaizat, Rabu (13/5/2026).

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas APM, Tatik Marnikowati, mengatakan APM merupakan bentuk kolaborasi antara Lembaga Adat Melayu (LAM) dengan berbagai asosiasi pariwisata di Kepri yang terdiri dari beragam suku di Indonesia.

Ia menilai kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Melayu sangat terbuka terhadap keberagaman demi mendukung Batam dan Kepri sebagai destinasi wisata unggulan.

“Ini membuktikan bahwa masyarakat Melayu menerima keberagaman dengan terbuka. Semua bersatu demi menjadikan Batam dan Kepri sebagai tujuan wisata yang maju dan nyaman dikunjungi,” katanya dalam rapat koordinasi APM.

Saat ini, kepengurusan APM terdiri dari berbagai latar belakang suku, seperti Jawa, Minang, Lombok, Batak, Sunda, Aceh, Betawi dan lainnya. Bahkan, APM juga berencana menggandeng komunitas etnis Tionghoa untuk ikut bergabung memperkuat sektor pariwisata daerah.

Rapat koordinasi yang digelar Selasa (12/5) di ruang rapat Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam menghasilkan sejumlah poin penting.

Diantaranya, persiapan menghadapi peak season pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026 yang diperkirakan akan mendatangkan lebih dari 5.000 wisatawan mancanegara ke Batam.

Selain itu, APM menegaskan seluruh pramuwisata yang tergabung harus benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan dengan penuh keramahan dan profesionalisme. (dam)

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version