BATAM (HK) – Pengurus Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Kepulauan Riau (Kepri) periode 2021-2024 dikukuhkan, Kamis (25/8/2022) di hotel Aston Batam.
Pada acara pelantikan tersebut juga diadakan penandatangan kerjasama MoU APJII Kepri bersama kampus Politekni Negeri Batam. Serta juga diadakan rapat kerja wilayah APJII Kepri.
Adapun pengurus APJII Kepri yang dilantik itu adalah, ketua Donal Pangihutan, sekretaris Rahadian Hastomo, bendahara M. Chusnul Yakin, kabid pengembangan wilayah Rifa’i Ahsyani Irawan, kabid koordinator organisasi dan keanggotaan Muzili.
Kemudian, kabid hubungan antar lembaga Hasan Langoday, kabid regulasi dan advokasi Timbul Nainggolan, kabid pelatihan dan sertifikasi Dias Maradona, kabid koordinator IIX dan data center Amang Abdul Malik.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal APJII Zulfadly Syam, Gubernur Kepri yang diwaliki oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Kepri, Raja Heri Moehrizal, ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk dan para anggota APJII Kepri.
“Kami berterimakasih dan bangga atas dukungan oleh stakeholder atas acara ini. Terutama adalah dari Pemerintah Provinsi Kepri, Polda Kepri dan APJII pusat,” kata ketua Pengwil APJII Kepri, Donal Pangihutan.
Dikatakan Donal, setelah pelantikan tersebut, salah satu program utamanya nantinya adalah akan mengelar pameran internet pertama di Kota Batam.
“Pada kesempatan ini kami juga meresmikan kantor APJII Kepri yang beralamat di kampus Politekni Batam. Semoga ini menjadi tonggak baru bagi internet yang terkoneksi di APJII yang ada di Kepri untuk memudahkan masyrakat dengan harga yang murah dan kuat,” ungkapnya.
Disebutkannya, dengan hadirnya kantor APJII di kampus politeknik negeri Batam maka itu juga untuk membangun sebuah ekosistem internet, serta mendukung SDM yang ada di Politeknik Negeri Batam.
“Kita juga dapat melahirkan tenaga-tenaga yang akan mengembangkan internet kedepannya. Saat ini jumlah anggota APJII Kepri yang terdata ada sebanyak 41 anggota,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Sekretaris Jenderal APJII Zulfadly Syam menyampaikan, berdasarkan hasil surve, daya saing digital di Kota Batam berada pada peringkat nomor 8 dari se Indonesia dan nomor 1 di Sumatera.
“Daya saing itu memperlihatkan bagaimana tingkat tenaga kerja yang mengenal TIK, penggunaan anggaran TIK dan juga pembeliannya. Jadi implementasinya dalam TIK itu, semuanya dilihat daya saing Kepri cukup baik,” tutur Zulfadly.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Batam, Uuf Brajawidagda mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada APJII Kepri yang telah mau bekerjasama dengan kampus Politeknik Negeri Batam, sebab itu sangat berdampak positif bagi para mahasiswa.
“Kebedaraan APJII di kampus kami tentunya ini akan memberikan dampak yang sangat baik bagi mahasiswa, karena mahasiswa akan bertransaksi dan berkecimpung langsung dengan industri, dimana mereka akan bekerja selanjutnya,” imbuhnya. (dam)
