TANJUNGPINANG (HK) – Puluhan murid Tamana Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina II Tanjungpinang melakukan kunjungan wisata edukasi pendidikan dini bidang hukum ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Jum’at (08/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut terlihat suasana ceria dan tawa memenuhi ruangan saat sebanyak 82 murid TK ini didampingi para guru mereka memasuki ruangan sidang utama Pengadilan Negeri Tanjungpinang dan bertemu para majelis hakim, jaksa juga advokat atau para pengacara yang biasa bersidang disini.
Kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan dunia hukum dan berbagai profesi penegak hukum kepada anak-anak sejak usia dini, mulai dari hakim, jaksa, advokat hingga petugas pengadilan lainnya.
Wakil Ketua PN Tanjungpinang, Rahmad Sandjaya SH MH, mengaku senang pengadilan menjadi salah satu lokasi pembelajaran bagi anak-anak.
“Kami mengucapkan terima kasih karena sudah memilih Pengadilan Negeri Tanjungpinang sebagai tempat belajar. Mudah-mudahan anak-anak di sini nantinya bisa menggantikan kami, baik menjadi hakim, jaksa, maupun advokat,” ungkap Rahmad didampingi hakim juga Humas PN Tanjungpinang, Fausi SH MH.
Ia menuturkan, pengadilan saat ini terus bertransformasi menjadi lembaga yang lebih terbuka dan ramah bagi masyarakat, termasuk bagi dunia pendidikan.
“Pengadilan tidak lagi identik dengan tempat yang menakutkan. Kami ingin pengadilan juga menjadi tempat belajar dan mengenalkan hukum kepada masyarakat sejak dini,” katanya.
Dikatakan, dalam kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan langsung dengan berbagai profesi yang ada di lingkungan pengadilan. Mereka juga diajak melihat ruang sidang dan mendengarkan penjelasan ringan mengenai tugas para penegak hukum.
“Kami mengenalkan siapa saja yang bertugas di pengadilan, mulai dari hakim, jaksa, advokat hingga petugas lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala TK Negeri Pembina II Tanjungpinang, Indarti, mengapresiasi sambutan hangat dari PN Tanjungpinang terhadap rombongan siswa dan guru.
“Ini kunjungan pertama kami ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Terima kasih sudah menerima kami dengan sangat baik. Kami tidak menyangka sambutannya akan seperti ini dan anak-anak sangat antusias,”ungkapnya.
Ia menyebut, kunjungan ke PN Tanjungpinang merupakan bagian dari program pembelajaran nyata dan wisata edukasi bagi anak usia dini.
“Ini program sumber belajar dan wisata edukasi. Anak-anak kami bawa langsung ke tempatnya agar mereka mengenal profesi di dunia hukum secara nyata,” jelasnya.
Menurutnya, metode pembelajaran konkret sangat penting bagi anak usia dini agar pengalaman yang diperoleh dapat lebih mudah dipahami dan tertanam dalam ingatan mereka.
“Kami ingin sejak dini anak-anak mengenal profesi yang baik dan bermanfaat. Siapa tahu nanti ada yang bercita-cita menjadi hakim atau jaksa,” pungkasnya.(nel)





