KARIMUN (HK) – Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karimun, Selasa (31/03/2026).
Penyampaian LKPJ ini menjadi momen penting karena merupakan laporan kinerja tahun pertama dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karimun periode 2025–2029.
Dalam pidatonya, Iskandarsyah memaparkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang menunjukkan kinerja cukup solid.
Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1,325 triliun, dengan realisasi mencapai Rp1,261 triliun atau 95,19 persen.
Sementara itu, dari sisi belanja daerah, anggaran sebesar Rp1,384 triliun terealisasi Rp1,303 triliun atau 94,11 persen.
Tingginya tingkat serapan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan secara optimal pada tahun awal RPJMD.
“Tahun 2025 merupakan fondasi awal RPJMD 2025–2029. Kami bersyukur kinerja keuangan daerah berjalan baik, meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi makro,” ujar Iskandarsyah.
Di sektor ekonomi, Kabupaten Karimun mencatat pertumbuhan sebesar 5,44 persen sepanjang 2025. Meski mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 6,45 persen, capaian tersebut dinilai tetap menunjukkan ketahanan ekonomi daerah.
Bahkan, angka tersebut masih berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,11 persen, menandakan daya saing Karimun yang relatif kuat di tengah dinamika ekonomi global.
Penyampaian LKPJ ini merupakan amanat peraturan perundang-undangan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Melalui forum DPRD sebagai mitra pengawas, pemerintah daerah menyampaikan capaian program, kegiatan, serta penggunaan anggaran selama satu tahun berjalan.
“Dengan laporan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD semakin kuat dalam mengawal arah pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat Kabupaten Karimun,” tuturnya. (mohd)
