NATUNA (HK) – Terhitung 2 hari pindah ke lokasi Pasar Modern, ternyata permasalahan baru mulai timbul. Para pedagang mulai mengeluhkan minimnya ketersediaan air bersih yang menjadi kendala utama.
Hingga kini fasilitas instalasi jaringan air bersih tidak terlihat sama sekali. Malahan instalasi dibuat seadanya oleh para pedagang, hal ini dilakukan untuk kebutuhan yang mendesak.
“Gimana kita mau berjualan bang, ketersediaan air bersih hingga kini sangat sulit. Dengan ketersediaan air yang ada sekarang ini jelas tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan para pedagang. Fasilitas belum siap sudah disuruh pindah, gimana sih,” ucap Sri pedagang sayur di pasar Modern. Selasa 4 Juni 2023.
Hal senada disampaikan oleh Af salah satu pedagang Ikan yang sudah pindah dilokasi pasar rakyat tersebut. Ia mengaku demi mensukseskan program Bupati Natuna para pedagang ikan siap untuk mengisi lokasi pasar yang telah disiapkan.
“Hari ini kami para pedagang ikan dan daging sudah ada yang menempati lokasi pasar rakyat ini. Semua ini demi mensukseskan program pemerintah,” ujarnya.
Selain itu Af mengaku, dengan pindahnya para pedagang ke lokasi yang baru ini ternyata tidak diimbangi dengan fasilitas infrastruktur yang memadai.
“Salah satunya adalah ketersediaan air bersih bagi para pedagang ikan yang sangat membutuhkan air untuk membersihkan lapak yang ada. Kalau tidak ada air gimana kita mau membersihkannya,” jelasnya.
Menyikapi permasalahan ketersediaan air bersih untuk pasar modern tersebut, ternyata Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Nusa Natuna, Zaharuddin turun langsung ke lapangan untuk mengantisipasi keluhan para pedagang.
“Setelah kami mengecek langsung ke lokasi pasar baru ini, memang ternyata belum adanya jaringan instalasi yang memadai untuk disalurkan kepada para pedagang,” ujarnya.
Dikatakannya, jaringan air bersih di pasar tersebut pada dasarnya sudah dipasang oleh pihak kontraktor, hanya saja kapasitas pipa yang ada di sana tidak mencukupi untuk melayani keperluan pasar.
Jaringan pipaya yang dipasang oleh pihak ketiga hanya sebesar setengah inci. Semestinya besar pipa yang layak untuk pasar tersebut paling tidak satu inci.
“Tapi ini sudah kami koordinasikan dengan kontraktornya, mereka sanggup mengganti pipa jadi satu inci dan menambah tangki lagi. Terus tadinya satu pipa untuk dua bangunan gedung pasar akan kita pisah jadi dua jalur,” tutup pria yang akrab Deng itu. (fat).
