BATAM (HK) – Sudah 5 hari air bersih tak mengalir di rumah warga di Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar Kota Batam, yakni sejak Jumat (16/6/2023) sampai Selasa (20/6/2023).
Akibat kejadian tersebut, warga kesulitan melakukan aktifitas harian seperti memasak, mencuci, bahkan anak-anak terpaksa tidak mandi ke sekolah, lantaran stok air di rumah mereka habis.
“Parah kali pengelola air bersih sekarang, masak sudah 5 hari air tak juga hidup-hidup,. Jangankan untuk mandi dan mencuci piring, untuk buang air saja tak ada lagi air,” kata Rama Warga Tanjung Sengkuang, RT 06 RW 08,” Selasa (20/6).
Dirinya menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan air di rumahnya, warga di tempatnya terpaksa membeli air galon dan ada juga yang mengangkut air dari sumur dari salah satu rumah warga yang mempunyai sumur.
“Terkait air tak megalir ini kami sudah menghubungi call center SPAM Batam, namun sudah puluhan kali di telfon agar bisa mengantarkan air dengan mobil tangki, namun sampai sekarang tak kunjung datang, permintaan kami diabaikan saja,” tuturnya.
Dirinya juga menyebut gangguan suplai air bukan hanya terjadi baru-baru ini saja, karena hal serupa sering dialami warga sejak awal tahun 2023 lalu. “Pokoknya sejak pengelola air berganti dari ATB, pelayanan air ini sangat jelek, kalau dulu tak pernah air matinya sampai berhari-hari seperti ini,” ungkapnya.
Hal yang sama juga dikeluhkan Ani yang juga merupakan warga Tanjung Sengkuang, sebab terkait pembayaran apabila warga telat sehari saja langsung dibebankan denda.
“Sepertinya SPAM Batam sesuka hatinya saja, sementara kalau untuk pembayaran mereka minta tidak boleh telat, kalau telat satu hari saja sudah di denda. Harusnya sesuailah antara kebijakan dengan pelayanan yang diberikan,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, peramasahan air mati ini juga dialami oleh warga dari daerah Batu Ampar lainnya dan Bengkong, bahkan untuk memenuhi kebutuhan air di rumahnya, mereka berduyun-duyun mengambil air menggunakan jerigen dan galon pada mata air di pinggir jalan flyover Laluan Madani.
Sementara itu, Corporate & Customer Communication SPAM Batam, Ginda Alamsyah saat dikonfirmasi terkait air mati ini melalui pesan whatsApp belum memberikan jawabannya. (cw03)
