Bahkan dia mengakui, pada Tahun 2018 lalu, Kelurahan Pancur ditetapkan oleh Kementerian Agama melalui Kanwil Provinsi dan Kemenag Kabupaten Lingga, sebagai tempat maupun contoh Kerukunan Umat Beragama.
“Ini adalah pengakuan yang tepat. Sehingga bisa menjadi suri tauladan bagi semua,” ujarnya.
Disebutkan Nizar, semua agama ada di Kelurahan Pancur, dengan rumah ibadah yang berdekatan dan suasana hidup bertetangga begitu terasa, beserta budaya tolong menolong begitu kental, bahkan tidak terdengar adanya konflik.
“Karena itu, pertahankan kekompakan, kebersamaan dan keselarasan ini. Karena ini merupakan aset kita di sini untuk berkembang lebih baik dan maju kedepannya,” pinta Bupati Lingga.
Baca juga: Bupati Lingga Sebut Pengembangan Agrowisata di Desa Resun
Di sisi lain, Nizar memastikan bahwa Kabupaten Lingga masih nihil kasus Covid-19.
Meski demikian, dia mengingatkan agar masyarakat tetap pada prinsip sehat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Selamat Imlek kepada saudara-saudara kita, warga Tionghoa. Tentu dengan doa yang tebaik. Semoga sehat, sukses dan usaha yang dilakukan berjalan lancar,” ucap Nizar.
Pada momen kali ini, Nizar pun menanggapi serius permintaan panitia penyelenggara, terkait lapangan voli baru.
Mengingat kondisi lapangan yang ada terbilang sempit. Sementara jumlah penonton cukup padat.
