TANJUNGPINANG (HK) – Aksi pencurian uang amal, hasil sumbangan masyarakat di dalam kotak infak mesjid kembali terjadi di Kota Tanjungpinang. Kali ini dikabarkan telah terjadi di Masjid Nurul Huda, Jalan Pramuka Tanjungpinang, Minggu (13/3) sekitar pukul 14.00 WIB.
Aksi pelaku pencurian uang ibadah masyarakat tersebut, juga sempat terekam kamera CCTV dalam masjid. Dimana, salah seorang pengurus mesjid melihat kondisi kunci gembok sudah rusak, serta mendapati uang sekitar Rp.1 juta lebih, yang berada didalamnya susah ludes dibawa pelaku.
Rencananya uang yang berada di dalam kotak infak itu adalah, sumbangan dari jemaah masjid untuk korban bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna. Tapi sumbangan itu raib sebelum disalurkan.
Marbot Masjid Nurul Huda, Mandala Putra menyebutkan, pembobolan kota infak itu terjadi saat dirinya sedang pergi dan tidak berada di masjid. Setelah kembali, ia melihat gembok kotak infak untuk sumbangan Peduli Natuna yang terbuat dari kaca di masjid, sudah rusak dan semua uang didalamnya ludes dicuri.
“Kotak infak (terbuat dari kaca) yang ini saja, kalau kotak infak yang terbuat dari besi tak bisa dibuka,” katanya Mandala Putra, ke awak media di lokasi kejadian, Rabu (15/3)
Kejadian itu telah dilaporkannya ke pengurus masjid. Dan setelah itu, pengurus bergegas melihat rekaman CCTV untuk memastikan, sebab ludesnya uang sumbangan tersebut.
“Ciri-ciri malingnya seorang laki-laki menggunakan topi, bermasker, baju warna hijau dan celana panjang warna hitam, serta menggunakan tas ransel berwarna hitam. Kemudian memakai sepeda motor Honda Supra Fit warna merah dan silver, diparkirkan di depan gerbang masjid. Tapi platnya tak kelihatan,” tuturnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, jelasnya, maling itu masuk dari tempat wudhu, lalu masuk ke dalam masjid dari pintu samping. Kemudian, langsung merusak kotak infaq sumbangan itu.
“Kira-kira Rp1 jutaan, sepertinya pengurus sudah lapor Polisi,” ujarnya.
Terpisah Kapolsek Bukit Bestari, AKP Yuhendri membenarkan terhadap kejadian tersebut. Ia mengatakan, anggotanya telah melakukan pengecekan di tempat kejadian, yakni Masjid Nurul Huda, Jalan Pramuka.
“Kita sudah cek ke TKP, kita sarankan untuk lapor tapi saat ini pihak masjid belum datang untuk melapor,” ujar Yuhendri saat dikonfirmasi awak media.
Diketahui bahwa dalam sepekan telah terjadi beberapa kali aksi maling kotak infak di wilayah hukum Polsek Bukit Bestari. Sebelumnya, terjadi di Masjid Al Istiqomah, Jalan Ir Sutami, Kelurahan Tanjungpinang Timur, Kecamatan Bukit Bestari pada Rabu (8/3/2023) lalu.
Uang jutaan rupiah juga raib digondol maling. Namun, hingga kini polisi belum berhasil menangkap maling tersebut. (nel)
