TANJUNGPINANG (HK) — Prastio salah satu mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia ini ditipu penjual ponsel merk iPhone via online, Kamis (26/7/2023).
Kejadian ini berawal penjual yang bernama Cintiar Hanjayani dari sosial media facebook (FB). Ia menawarkan ponsel merk iPhone second dengan harga miring.
Prastio pun langsung mengadakan transaksi. Ia pun saling berbagi nomor ponsel untuk mempermudah komunikasi. Akhirnya, disetujui Prastio dengan syarat mengirimkan uang muka dahulu via aplikasi pembayaran Dana.
Sedikit pun remaja ini tidak menaruh rasa curiga. Dikarenakan sang penjual mengirim KTP dan juga mengirim video kondisi ponsel yang akan dikirim via kurir tersebut.
“Kebetulan saya lagi libur semester jadi balik ke Pinang, tetapi teman saya ada yang stay di tempat dan dekat dengan kosan saya, jadi titip sama teman dulu,” tukasnya.
Namun, setelah mengirim uang sebesar Rp750 ribu, nomor yang bersangkutan tidak bisa lagi dihubungi. Ia pun merasa ditipu oleh si penjual iPhone. Ia pun berusaha terus menelepon via telepon biasa maupun via aplikasi Whatsapp, namun tidak kunjung ada hasil.
“Sepertinya nomor saya sudah di blocknya. Ya mau gimana lagi, saya yang terlalu percaya. Saya coba ikhlas saja, semoga diganti yang lebih lagi oleh Tuhan,” celetuknya tenang.
Padahal, uang yang kirim untuk membeli ponsel tersebut merupakan uang yang selama ini ia tabung dari menambang Maxim. Ia membutuhkan ponsel tersebut untuk kebutuhan perkuliahannya sesuai jurusannya.
Hati-hati kepada masyarakat jika melakukan transaksi online. Apalagi, tidak berada dalam satu daerah. Hal ini guna untuk menghindari hal yang dialami Prastio. (cw01)
