TANJUNGPINANG (HK) — Polresta Tanjungpinang menggelar press release terkait pengungkapan kasus tindak pidana narkotika selama periode Maret 2026 yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Lajun Siado Sianturi, S.I.K di Mapolresta Tanjungpinang. Kamis (02/04/2026)

Dalam rilis tersebut, Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang berhasil mengungkap 9 kasus narkotika selama periode bulan Maret dengan total 9 orang tersangka yang terdiri dari delapan laki-laki termasuk oknum PNS Ditjenpas Provinsi Kepulauan Riau bersama satu perempuan, dan empat di antaranya merupakan residivis.

Para pelaku diketahui berperan sebagai penjual maupun perantara dalam transaksi narkotika.

Kasus-kasus tersebut tersebar di beberapa wilayah di Kota Tanjungpinang, yakni Kecamatan Tanjungpinang Kota 2 kasus, Kecamatan Tanjungpinang Barat 4 kasus, dan Kecamatan Tanjungpinang Timur 3 kasus

Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Lajun Siado Sianturi, S.I.K menjelaskan adapun barang bukti yang berhasil disita adalah narkotika jenis sabu seberat 92,47 gram dan ekstasi sebanyak 256 butir (setara 112,20 gram)

“Dari sembilan kasus yang diungkap melibatkan masing-masing satu tersangka dengan beragam latar belakang profesi, mulai dari nelayan, buruh harian lepas, karyawan swasta, hingga pegawai negeri sipil (PNS)”, terang Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang AKP Lajun Siado Sianturi, S.I.K

Kepada tersangka inisial (AN), (RA), (P), (DC), (EW) dan (H) dijerat pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI No.1 tahun 2023 tentang KUHP.

Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit 1 Miliar dan paling banyak 10 Miliar.

Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI No.1 tahun 2023 tentang KUHP Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Kategori IV / Rp 200.000.000 (Dua Ratus Juta Rupiah) dan paling banyak Kategori VI / Rp 2.000.000.000,- (Satu Miliar)

Untuk tersangka Inisial (MR) dan (R) dijerat pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No.1 tahun 2023 tentang KUHP.

Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3.

Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No.1 tahun 2023 tentang KUHP dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit kategori V / Rp 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah) dan paling banyak kategori VI / Rp 2.000.000.000,- (Dua Miliar)

“Polresta Tanjungpinang tentunya berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah Tanjungpinang. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba,*pungkas AKP Lajun. (nel)

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version