TANJUNGPINANG (HK) – Pasca dibukanya pintu masuk pariwisata Kepri beberapa waktu lalu, jumlah wisatawan mancanegara wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri mulai mengalami peningkatan.
Hal ini terlihat dari data Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri selama Februari 2022 lalu.
Yangmana, terjadi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 9,76 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni Januari 2022.
”Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau selama bulan Februari 2022 tercatat sebanyak 360 kunjungan atau mengalami peningkatan 9,76 persen dibanding bulan sebelumnya,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri Darwis Sitorus di Tanjungpinang, Jum’at (8/4).
Dikatakan Darwis, jika dibandingkan dengan Februari 2021, terjadi peningkatan sebesar 108,09 persen.
“Wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Januari-Februari 2022 didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura mencapai 47,53 persen dari jumlah wisman selama Januari sampai dengan Februari 2022,” ujar Darwis.
Sementara untuk, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Februari 2022 rata-rata 30,00 persen atau naik 3,61 poin dibanding TPK Januari 2022 yang tercatat sebesar 26,39 persen.
“Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Februari 2022 tercatat sebesar 2,14 hari atau naik 0,63 poin dibanding dengan bulan Januari 2022,” tegas Darwis kembali.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad terus berupaya mendorong agar jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Kepri terus meningkat.
Apalagi,lanjut Ansar melihat saat ini pemerintah telah membuka berbagai pintu masuk perjalanan luar negeri di sejumlah pelabuhan yang ada di Provinsi Kepri.
“Kita harapkan dengan sudah dibukanya pintu masuk pelabuhan ke Singapura ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara Singapura untuk masuk dan berlibur di Provinsi Kepri,” ujar Ansar usai
melepas pelayaran pertama masyarakat Tanjungpinang menuju Singapura di dermaga keberangkatan pelabuhan internasional Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Sabtu (9/4) pagi
Ansar juga memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mengupayakan agar syarat-syarat perjalanan luar negeri terus diberikan keringanan, untuk meningkatkan animo masyarakat maupun wisatawan mancanegara memanfaatkan pelayaran internasional.
“Seperti saya katakan kemarin, kita nanti akan minta diskresi dari pemerintah pusat. Pertama, karena kita ke Singapura tidak di PCR atau antigen. Kalau bisa kita berlakukan hal yang sama di tempat kita, minimal antigen karena PCR di Singapura masih mahal,” tambah Ansar.
Ansar yakin kedepannya jumlah penumpang pelayaran internasional akan semakin meningkat.
Sebab banyak masyarakat Kepri yang memiliki sanak famili di Singapura atau Malaysia, mereka juga senang berwisata, dan tidak sedikit pula masyarakat Kepri yang berobat ke Singapura atau Malaysia.(efr)
