TANJUNGPINANG (HK) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK ) berencana sosialisasi Indonesia Forestry and Other Land Uses (FOLU) Net Sink 2030 di Provinsi Kepulauan Riau Senin (20/03/2023) mendatang.
Sosiallisasi ini merupakan wujud Implementasi Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.168/MENLHK/PKTL/PLA.1/2022 tentang FOLU Net Sink 2030 untuk Pengendalian Perubahan Iklim.
Hal ini disampaikan Staf Ahli Menteri LHK Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam,Tasdiyanto saat menghadiri pertemuan bersama Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (16/03/2023).
“Seperti diketahui bahwa Indonesia melalui FOLU Net-Sink 2030 berkomitmen mendorong tercapainya Net Sink dengan nilai serapan sebesar 140 juta ton CO2e pada tahun 2030 dan dilaksanakan melalui pendekatan yang terstruktur dan sistematis,” ucap Tasdiyanto dalam keterangan pers yang diterima wartawan.
Pelaksanaan program tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen sektor kehutanan Indonesia, tidak hanya untuk kepentingan nasional, tetapi juga untuk berkontribusi kepada masyarakat global menuju pemulihan hijau, sekaligus membangun ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Pemerintah Daerah Kepulauan Riau pun menyambut baik rencana sosialisasi FOLU Net Sink 2030 tersebut.
“Pemerintah Daerah Kepulauan Riau mendukung penuh program dan rencana Sosialisasi Indonesia’s FOLU Net-Sink 2030 di Provinsi Kepulauan Riau” ucap Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Drs Adi Prihantara, MM.
Sosialisasi Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 akan dilaksanakan pada Senin (20/03/2023) bertempat di Aula Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan ini akan dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL), Ruandha A. Sugardiman.
Kegiatan akan dilanjutkan dengan Workshop Preliminary Penyusunan Rencana Kerja Sub Nasional Indonesia FOLU Net-Sink 2030 Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (21/03/2023) di Hotel CK Tanjung Pinang. (r)
