TANJUNGPINANG (HK) – Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepulauan Riau (Kepri), masih menunggu pembagian jatah vaksin nusantara Indovac, dari Kementerian Kesehatan, Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Kepala Dinkes Kepri, Mohammad Bisri mengatakan, pembagian vaksin Indovac sudah dilakukan pemerintah pusat, namun belum sampai ke Kepri. “Vaksinnya sudah ada, tapi belum sampai kesini,” katanya saat dihubungi, Ahad (16/10).

Ia menyebut, Kepri tidak meminta jatah untuk vaksin terbaru dari pemerintah pusat, hanya menunggu jatah yang dibagikan. “Kemenkes bilang pendistribusiannya Oktober ini. Tapi kita tak mengajukan, sistemnya pusat yang bagikan,” ucapnya.

“Kalau sudah habis vaksin Indovac di Kepri, baru kita minta pengajuan lagi,” lanjutnya.

Ia berharap, jika vaksin terbaru atau stok vaksin yang dikirim dari pemerintah pusat datang ke Kepri tidak ada lagi masyarakat yang enggan untuk divaksin.

“Selama ini kita ada stok vaksin banyak, kalau bisa masyarakat tidak ada lagi yang tak divaksin mumpung gratis. Jangan sampai masyarakat mencari-cari vaksin jika memiliki kepentingan seperti berpergian dan lainnya,” ujarnya.

Tak Halangi Transisi

Sebelumnya, Mohammad Bisri pun mengatakan, meski Kepri sempat mengalami kekosongan vaksin COVID-19 tak pengaruhi proses transisi pandemi menuju endemi.

Bisri menambahkan, vaksin COVID-19 di Kepri saat ini masih kosong, dan stok vaksin tersebut habis secara bertahap.

“Daerah terakhir yang habis di Kabupaten Lingga,” katanya.

Ia menyebut, permintaan vaksin ke Pemerintah pusat sudah diusulkan Dinkes Kepri sejak satu bulan lalu. Namun, hingga saat ini masih belum mendapat informasi lebih lanjut.

“Kita sudah ajukan, berapa yang akan diberi pusat, kita belum tahu,” ucapnya.

Penyebab lambatnya pengiriman itu, kata Bisri akibat ketersediaan vaksin di pusat juga kosong.

Kendati demikian, menurutnya, kekosongan ini tidak berpengaruh pada proses perubahan status pandemi COVID-19 menuju endemi.

“Tidak berpengaruh, karena acuan untuk menuju endemi tidak cuma itu, melainkan tingkat imunitas penduduk sedangkan hasil survei kita bagus,” ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk menuju endemi syarat yang diperlukan yakni 30 persen penduduk sudah divaksin booster. Sementara Kepri sudah mencapai 54 persen yang artinya sudah melewati target.(ul)

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version