BATAM (HK) – Kapolsek Sekupang Kompol Z.A. Christophel Tamba bersama personil Polsek Sekupang berkerjasama dengan Lurah Tiban Lama melaksanakan program Jumat Curhat Kamtibmas.
Kegiatan ini dilaksanakan di Warkop Mori Coffe Tiban, Kecamatan Sekupang Kota Batam, Jumat (16/2/2023) pagi.
Pada kegiatan tersebut, warga Tiban Lama menyampaikan sejumlah keluhannya, diantaranya adalah terkait isu penculikan anak melalui grup media sosial (medsos).
Pasalanya, isu tersebut mengakibatkan kepanikan warga dan setelah Bhabinkamtibmas mengecek di lokasi namun tidak benar info tersebut.
Selain itu, warga juga meminta agar data Panterlih untuk pemilu tahun 2024 yang harus diperbaiki.
Selanjutnya, warga meminta agar U-Turn di Tiban Lama untuk tutup permanen dan harus adanya ketegasan, karena mengganggu pengendara dan mengurangi pak ogah di jalan tersebut.
Terakhir warga yang hadir mengapresiasi Polsek Sekupang menyampaikan imbauan Kamtibmas melalui video pemutaran di Pos Satpam SMA Negeri 4, sebab disana setiap pagi pasti terjadi kemacetan.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Sekupang Kompol Z.A. Christophel Tamba, mengatakan Jumat Curhat Kamtibmas ini bertujuan menyaring aspirasi masyarakat terkait keamanan.
Dengan tujuan agar tercipta suasana yang aman dan kondusif, jadi para tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat diminta untuk memberikan tanggapan ataupun masukan terkait permasalahan yang ada di masyarakat.
“Terutama yang menyangkut persoalan keamanan dan permasalahan yang bisa di sampaikan oleh Lurah Tiban Lama, misalnya U-Turn liar di Kelurahan Tiban Lama yang kadang meresahkan masyarakat,” kata Tamba.
Christophel Tamba meminta masyarakat jangan mudah tertipu dengan informasi yang belum tidak jelas sumbernya.
“Perlunya ada edukasi terkait bermedsos yang baik karena akan merugikan diri sendiri maupun orang lain dan terkait kenakalan anak peran serta orangtua sangat diperlukan agar bisa mendidik anaknya lebih baik,” ujarnya.
Kemudian katanya, permasalahan U-Turn sudah pernah dibahas bersama Kapolresta Barelang dan penyampaian oleh Dishub Kota Batam untuk ditutupnya sementara dikarenakan sudah adanya lampu merah SPBU Vitka.
“Kami meminta kepada warga Tiban Lama lebih berhati-hati memarkirkan kendaraan, terkait kemacetan pemerintah sudah memikirkan salah satunya pelebaran jalan dan sarana angkutan,” tuturnya.
Terakhir, Tamba menekankan, agenda Pantarlih Pemilu tahun 2024 yang mendata pemilih bisa berkordinasi RT/RW dengan Kelurahan Tiban Lama.
“Pihak kepolisian sudah mempersiapkan atau membentuk tim keamanan dalam proses pemilihan kepala desa nantinya,” janjinya.
Dengan kegiatan Jumat Curhat tersebut, Tamba berharap masyarakat dapat bekerja sama dan bersinergi dengan pihak kepolisian beserta unsur lainnya dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Terkait Kamtibmas bisa menyampaikan langsung ke Kapolsek Sekupang dengan nomor HP. 081373189222,” imbuhnya.
Sementara Lurah Tiban Lama, Toni mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kita sangat mengapresiasi apa dilakukan Polsek Sekupang bertatap muka dengan warga mendengar keluhan,” kata Toni. (dam)
