NATUNA (HK) – Petani karet di Natuna tengah mengalami kepayahan bekerja akibat cuaca buruk yang tidak bersahabat.
Dengan kondisi alam ini mereka tidak dapat bekerja merawat dan memanen pohon getah mereka yang merupakan sumber pendapatannya.
“Payah sekarang, bang. Kami tak dapat noreh (panen getah), ujan terus,” kata Mar seorang petani karet Kecamatan Bunguran Timur di Ranai, Rabu (31/12/2025).
Padahal kata dia, faktor lain seperti kondiisi pohon karet dan kesuburan getah karet tengah dalam keadaan yang rata-rata normal.
“Getahnya bagus dan pohonnya juga sehat, cuma ujan ini yang bikin susah,” imbuhnya.
Sehingga dengan begitu itu ia mengaku sedikit menyayangkan kondisi di atas pada saat pasaran getah karet sedang lancar-lancarnya dan harga jualnya yang mengalami kenaikan.
Harga karet saat ini mengalami kenaikan Rp.1000 dari harga sebelumnya sebesar Rp.11.500 perkilo.
“Tapi apa boleh buat, kondisi alam tak bisa kita lawan. Mudah- mudahan lah minggu depan ada teduhnya hujan ini,” ujar Marzani. (fat).

