Begitupun dengan pemberian vaksin penguat atau “booster“, serta kedisiplinan terhadap protokol kesehatan yang berlaku maksimal di masyarakat.
Dengan semua hal tersebut, Luhut memperbolehkan masyarakat yang ingin bepergian ke mana pun.
“Justru kami mendorong dengan protokol kesehatan yang ketat, silakan saja jalan ke mana masuk ke mal, gunakan PeduliLindungi, kemudian PCR atau antigen untuk memeriksakan sendiri kalau ada gejala,” kata Luhut.
Sementara untuk kasus kematian per hari akibat Covid-19 mencapai angka 111 pada Minggu (13/2/2022).
Baca Juga : Bintan Komitmen Tangani Covid-19
Jumlah ini termasuk tinggi bila dihitung sejak akhir September 2021.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa puncak kematian tersebut terjadi berselang dua pekan dari puncak kasus yang mencapai 56 ribu per hari.
Kebanyakan, kata Budi, 60% dari kasus ini menimpa pasien yang belum divaksin, vaksin tidak lengkap, memiliki komorbid dan lansia.
“Belajar dari biasanya, kematian selang dua minggu tapi saya rasa tidak akan dari 111, bahkan sampai ke 500 (kasus) atau sampai 1.000 (kasus) itu tidak mungkin,” tandas Budi.
Sumber: Republika.co.id
