Wisata Pulau Penyengat Akan Terintegrasi
TANJUNGPINANG (HK) – Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma menandatangani memorandum of understanding (MoU), bersama tim kolaborasi percepatan pengembangan pariwisata Pulau Penyengat Terintegrasi, di kantor Walikota Tanjungpinang, Selasa (6/12).
Percepatan pengembangan pariwisata yang dilakukan, dengan memberikan kemudahan bagi para wisatawan yang datang berkunjung ke Pulau Penyengat, melalui aplikasi “Si Indrasakti”.
Meitya Yulianty, selaku penggagas sistem terintegrasi wisata di Penyengat mengatakan, inovasi aplikasi “Si Indrasakti”, merupakan ide yang dikembangkannya dalam menjalankan Diklat PIM 2. Sehingga, Pemberian slogan aplikasi Si Indrasakti ini dapat melekat bagi masyarakat Pulau Penyengat.
“Slogan Si Indrasakti, pada aplikasi ini dengan membuat aplikasi serta slogan yang dapat melekat bagi masyarakat, terutama bagi warga dan para wisatawan yang datang berkunjung ke Pulau Penyengat,” ujarnya.
Aplikasi ini, kata dia, merupakan proyek perubahan sewaktu waktu, saat dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang.
Proyek perubahan pengembangan pariwisata Pulau Penyengat Terintegrasi, sebelumnya sudah dilakukan oleh stakeholder dan menyetujui bahwa, bagi yang melancong ke pulau Penyengat menggunakan aplikasi “Si Indrasaksi”.
“Aplikasi ini dapat diakses dari mana saja, jadi kita dapat mengetahui jumlah pengunjung ke Pulau Penyengat,” sebutnya.
Walikota Tanjungpinang Rahma mendukung penuh proper yang digagas kepala dinasnya, karena dapat membangun dan membantu masyarakat dalam mendata serta mengembangkan pariwisata yang ada di kota Tanjungpinang.
“Kita dukung, mudah-mudahan dapat langsung memberikan informasi kepada masyarakat untuk mendukung destinasi wisata Pulau Penyengat dan juga dapat memajukan pariwisata, serta IKM dan UKM, yang ada di sekitar Wisata Pulau Penyengat,” katanya. (eza)




