KARIMUN (HK) – Kebakaran melanda sebuah ruko yang difungsikan sebagai kelenteng di Jalan Pertambangan, Kelurahan Tanjungbalai, Kecamatan Karimun, Senin (2/3/2026) pagi.
Peristiwa tersebut menewaskan seorang ibu dan dua anaknya yang masih balita.
Kapolsek Balai Karimun AKP Andri Yusri, S.H., mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 05.15 WIB.
Api dengan cepat membesar dan memenuhi bangunan dengan asap tebal, sehingga para korban diduga terjebak di dalam ruko.
“Ruko yang terbakar merupakan ruko dua pintu yang digunakan sebagai kelenteng. Saat kejadian, korban berada di dalam bangunan,” ujar Andri Yusri.
Warga yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan ke petugas pemadam kebakaran.
Tim BPBD dan Damkar Kabupaten Karimun bersama personel kepolisian langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan evakuasi korban, meski menghadapi kendala akibat kondisi bangunan dan asap pekat.
Kepala BPBD Damkar Kabupaten Karimun, Dedi Sahori, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Total ada tiga korban meninggal dunia, yakni seorang ibu dan dua anak balita. Ruko ini merupakan tempat ibadah umat Buddha,” katanya.
Sekitar pukul 07.00 WIB, dua korban balita ditemukan lebih dahulu dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, korban dewasa juga berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Muhammad Sani, namun nyawanya tidak tertolong. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (mohd)

