BATAM (HK) – Kini, Batam menjadi salah satu daerah yang memiliki permasalahan terkait kerusakan hutan terparah dibanding wilayah lainnya di Kepulauan Riau (Kepri).

Dari kondisi itu, maka menjadi gagasan dari LMI untuk mengembangkan kembali hutan produktif di Bukit Senimba Temiang. Dalam menjalankan program, LMI melakukan kolaborasi kerja sama dengan KTH (Kelompok Tani Hutan), untuk menanam 1.000 batang bibit pohon buah.

Dan jenis pohon yang ditanam adalah pohon durian, kelengkeng, mangga, dan pohon petai.

Heri Abuhusna, selaku Perwakilan LMI Kepulauan Riau menjelaskan bahwa, pembentukan hutan produktif di Kota Batam merupakan kegiatan rutin yang sudah terlaksana sejak 2020 hingga sekarang.

Yakni dengan memanfaatkan kawasan atau lahan hutan yang sering mengalami kebakaran. Bahkan saat ini sudah ada sebanyak 300 pohon yang sudah ditamam dari 1.000 pohon yang menjadi target penanaman.

“Karena sering terjadi kebakaran hutan di Batam dan tanah yang kurang subur di sana menjadi gagasan bagi LMI dan KTH untuk mengembangkan hutan produktif. Kami sudah dari tahun 2020 menanam pohon dan rutin melakukan perawatan hingga bisa tumbuh sampai sekarang. Di hutan produktif ini, sudah ada sekitar 300 pohon dari target 1.000 pohon,” terangnya, Selasa (07/03).

Lebih lanjut, Heri pun mengungkapkan bahwa aksi tanam pohon merupakan bentuk kepedulian kepada alam, dan sekaligus untuk ekonomi masyarakat setempat.

Melalui pohon yang di tanam ini, ucap Heri, tentu dapat menghasilkan buah dan diharapkan penanaman pohon di lahan seluas 10 hektar ini, akan dapat menyejahterakan warga sekitar.

“Artinya, pohon yang ditanam di hutan produktif ini nantinya akan semakin tumbuh dan bisa menghasilkan buah. Ibarat 1 pohon bisa panen dan dihargai Rp500 ribu kemudian dikalikan dengan jumlah seluruh pohon. Maka tentu bisa mensejahterakan umat. Misalnya bisa dipakai mengembangkan UMKM milik warga sekitar,” imbuhnya.

Dikatakan Heri, dalam pemberdayaan dan perawatan pohon buah di hutan ini dikerjakan oleh 2 orang relawan. Namun hanya 1 orang saja yang setiap harinya bisa merawat hutan produktif, sedangkan yang lain hanya 2 kali dalam seminggu.

“Kurangnya tenaga kerja di Hutan Produktif di Bukit Senimba Temiang menjadi salahsatu kendala perawatan hutan. Karena, di sini hanya ada saya dan teman sesama relawan yang ikut merawat pohon buah ini. Yakni, mulai dari mengairi sampai memberi pupuk, yang hanya dikerjakan oleh 2 orang saja,” ungkap salahsatu relawan yang mengurus hutan produktif.

Harapan kedepannya, ucapnya, hutan produktif disini akan dapat menambah pekerja ataupun relawan, supaya bisa banyak generasi yang ikut bergabung mengelola hutan. (Nov)

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version