Selain itu Kapolsek juga menyampaikan kalau pihak perusahaan belum melaporkanya yang disebabkan tidak adanya korban jiwa dari kecelakaan tersebut.
“Sampai dengan saat ini masih belum ada dari pihak PT yang buat laporan, karena kejadian tersebut alhamdulillah tidak ada korban jiwa” jelasnya.
Untuk kronologisnya Salahuddin menjelaskan, kronologis kebakaran kapal Flamingo 9 digalangan kapal PT.SSM berasal dari tangki minyak kapal Flamingo 9 yang merupakan kapal pembawa CPO, dan juga BBM jenis Pertalite.
Kebakaran itu, diduga dari gas yang dihasilkan dari sisa gas pertalite yang tersisa di tangki namun untuk awal mula penyebab terjadinya peristiwa tersebut, dari saksi tidak ada yang melihat secara langsung seperti apa penyebabnya.

“Karena pada saat kejadian sedang tidak ada pengerjaan karena sedang melaksanakan istirahat / break, informasi yang kami dapat dari salah satu pekerja yang posisinya sedang istirahat mendegar adanya suara ledakan kemudian mendatangi tkp yang terbakar” katanya.
Kapolsek pun menambahkan, kebakaran pada kapal flamingo 9 bisa langsung dipadamkan, karena api karena kebakaran yang terjadi pada saat itu tidak terlalu besar sehingga dapat dipadamkan oleh kru dari Perusahaan.
Dari PT Sumber Samudra Makmur pemilik galangan kapal sampai berita ini diturunkan tetap bungkam, tidak berkenan untuk memberikan tanggapan ketika dilakukan konfirmasi. (tim)
