LINGGA (HK) – Sesosok mayat lelaki yang ditemukan oleh nelayan di Perairan Selat Cempa, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), merupakan seorang anak buah kapal (ABK), kapal nelayan tangkap cumi, yang berasal dari Tanjung Balai Karimun.
Terkait penemuan mayat yang sudah tidak utuh lagi itu, maka pihak Polres Lingga telah berkoordinasi dengan nakhoda kapal cumi yang mengalami musibah diperairan Pulau Buaya, yang berasal Kabupaten Karimun.
“Kita dapat info tanggal 12 April 2023 lalu, ada kapal cumi yang terbalik di perairan Pulau Buaya dekat Batu Belubang. Dikarenakan masuk ke koordinat Provinsi Inhil, maka tidak kita dalami. Namun ketika dapat info penemuan mayat kita langsung bergerak ke TKP,” kata Kasat Polairud Polres Lingga, AKP Thomas Charles, Rabu (26/4).
Diterangkannya, kondisi mayat sudah nyaris hancur. Maka yang jadi tanda identitasnya itu baju dan celana yang dipakai, sehingga dapat dikenali dan diakui nakhoda sebagai ABK nya yang hilang.
Lebih jauh dijelaskan Kasat Polairud Polres Lingga ini bahwa, dikarenakan kondisi mayat tersebut sudah tidak utuh dan nyaris hancur, pihak keluarga jenazah yang berada di Tegal Jawa Tengah telah mengiklaskan untuk jenazah tersebut, dikebumikan di Desa Cempa Bakung Serumpun.
“Pihak keluarganya sudah tau. Dan Insya Allah, pihak keluarga mayat ABK kapal cumi telah bisa menerimanya, untuk dikebumikan di Desa Cempa Bakung Serumpun,” ungkap AKP Thomas.
Ditambahkan AKP Thomas saat melakukan evekuasi mayat itu, pihaknya bersama KP XXXI 2004 Polairud BKO Polda Kepri, Posal Cempa AL DBS, BPBD Lingga, Basarnas Penuba, dan INAFIS Satreskrim Polres Lingga, Ketua APDESI Lingga, Kades Cempa dan masyarakat setempat.(tbn)
