BATAM (HK) – Kasus penyelundupan 3 unit mobil sport mewah ke Batam, yang diungkap Ditreskrimsus Polda Kepri beberapa waktu lalu, mulai menemukan titik terang menyusul satu orang inisial CDK (Candra) telah ditetapkan tersangka oleh penyidik Bea Cukai Batam.

Namun, dalam kasus ini muncul nama PT Tiger Trans Internasional (TTI), perusahaan galangan kapal di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, yang disebut-sebut menjadi pintu masuk mobil-mobil selundupan ke Kota Batam.

Terkait dugaan galangan kapal PT Tiger Trans Internasional pintu masuk penyelundupan mobil ke Batam, Kabid Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Rizki Baidillah, mengatakan, pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi.

“Tim BC Batam turun ke PT Tiger Trans Internasional (TTI) pada Jumat lalu, guna menindaklanjuti informasi yang berhasil didapatkan. Dimana, diduga kuat tiga mobil tersebut masuk ke Kota Batam melalui terminal khusus PT TTI,” kata Rizki, Senin (25/7/2022).

Rizki mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh terkait benar atau tidaknya keterlibatan PT TTI tersebut.

“Kita belum dapat menjelaskan karena sudah masuk ke dalam materi penyidikan. Yang jelas sudah ada yang kita periksa dan sedang dalam pengumpulan bukti-bukti,” ucapnya.

Hingga saat ini katanya, terdapat 6 orang saksi yang telah menjalani pemeriksaan di BC Batam. Dari hasil penyidikan sementara, pihaknya telah menetapkan CDK sebagai tersangka. “CDK ini berperan sebagai orang yang dititipkan tiga mobil itu,” jelasnya.

Adapun tiga mobil selundupan itu, dua Nissan Fairlady Tipe Z Nismo dan satu unit Mobil Honda NSX (New Sportscar eXperimental) 80s. Ketiga mobil ini diduga kuat berasal dari Singapura.

Informasi yang dihimpun di lapangan, PT TTI di Kecamatan Sagulung itu, berbedara dari perusahaan galangan kapal lainnya yang ada di Kota Batam. Jika biasanya perusahaan galangan kapal sibuk dengan aktivitas pembuatan kapal maupun perbaikan kapal, di PT TTI hal seperti itu jarang terlihat.

Penuturan beberapa warga tak jauh dari lokasi perusahaan itu, aktivitas di kawasan PT TTI yang biasa mereka lihat hanya waktu-waktu tertentu.

“Biasanya kan galangan kapal tiap hari sibuk, kalau di PT TTI yang biasa kita lihat waktu-waktu tertentu saja. Tetapi aktivitasnya apa, kita kurang tahu pasti,” ungkap Awek, salah satu warga yang ditemui pada Sabtu (23/7/2022).

Dikatakannya, pria lajang berumur sekitar 40-an tahun itu, PT TTI berhubungan dengan salah satu perusahaan ekspedisi ternama di Kota Batam. “Kalau tak salah, informasi yang kita tahun galangan PT TTI ini satu kepemilikan dengan perusahaan ekspedisi besar di Batam,” ungkapnya. (btd)

Sumber: batamtoday.com

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version