TANJUNGPINANG (HK) – Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKTP) Provinsi Kepri mengatakan bahwa, hingga saat ini Provinsi Kepri masuk ke dalam kategori sedang, terkait terpaparnya paham Radikalisme.
Dengan kategori tersebut, FKTP Kepri bersama Pemerintah Provinsi Kepri terus melakukan program-program kegiatan, guna dapat pencegahan paham radikalisme di kalangan generasi muda.
Hal ini disampaikan Kepala FKTP Provinsi Kepri, Fauzi,S.Ag. M.Si, dalam Pelibatan Pemuda untuk Pencegahan paham Radikalisme di Provinsi Kepri, Selasa (15/11).
Dikatakan Fauzi, melihat kategori tersebut pihaknya bersama pemerintah Provinsi Kepri terus melakukan program-program kegiatan guna pencegahan paham radikalisme di kalangan generasi muda.
“Salah satunya dengan melakukan sosialisasi di lingkungan pemuda dan pendidikan baik di sekolah-sekolah maupun Perguruan Tinggi di Provinsi Kepri,” ujar Fauzi.
Dikatakan Fauzi, melalui sosialisasi ini dilakukan pula pendalaman nilai nasionalisme pada generasi muda, guna mencegah masuknya paham radikalisme.
“Apalagi saat ini tidak ada filter yang langsung menangkap atau mengetahui mahasiswa dan siswa terpapar radikalisme,” ujar Fauzi
Namun, lanjut Fauzi tak sedikit dilihat mahasiswa dan siswa yang menggunakan dan menulis tanda dibadan dan diprofil yang bersangkutan, terkait adanya indikasi paham radikalisme tersebut.
“Tak hanya itu, kami juga terus berupaya menanamkan nilai yang lebih kepada guru-guru untuk terus mengawasi mahasiswa dan siswa nya agar tidak terjerumus terpapar paham radikalisme,” kata Fauzi
Sehingga FKPT Kepri akan terus melakukan sosialisasi kepada generasi muda dari sekolah-sekolah, maupun Perguruan Tinggi, yang ada di Provinsi Kepri, sebagai upaya pencegahan.(efr)




