TANJUNGPINANG (HK) – Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Kepri, mencatat perkembangan Ekspor dari Provinsi Kepri mengalami kenaikan 5,89 persen, dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri, Darwis Sitorus di Tanjungpinang, Selasa (15/11).

Darwis mengatakan, pada Bulan Oktober 2022 lalu, perkembangan Nilai Ekspor Provinsi Kepri mencapai US$1.636,78 juta, atau naik 5,89 persen dibanding September 2022.

“Yangmana, didasari dari nilai Ekspor migas Oktober 2022 sebesar US$341,48 juta atau naik 0,26 persen, dibanding September 2022. Ekspor nonmigas Oktober 2022 mencapai US$1.295,30 juta atau naik 7,49 persen dibanding September 2022,” ujar Darwis.

Sementara itu, lanjut Darwis, untuk nilai Ekspor nonmigas HS 2 digit dan terbesar selama Januari-Oktober 2022 adalah, golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) mencapai US$6.056,08 juta dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 47,11 persen.

“Selama Januari-Oktober 2022, Singapura menjadi negara tujuan ekspor terbesar hingga mencapai US$7.391,20 juta, dengan peranannya sebesar 44,39 persen,” jelas Darwis

Dan selama Januari-Oktober 2022, Singapura menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar hingga mencapai US$4.541,50 juta dengan peranannya sekitar 35,33 persen.

“Disamping itu juga menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar yang mencapai US$2.849,70 juta dengan peranannya sebesar 75,06 persen,” ungkap Darwis Sitorus dalam realease berita statistik.

Dimana, Darwis merincikan nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau Januari-Oktober 2022 terbesar adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar US$8.310,73 juta; diikuti Pelabuhan Sekupang US$2.092,04 juta; Pelabuhan Tanjung Balai Karimun US$1.614,24 juta; Pelabuhan Tarempa US$1.611,88 juta; dan Pelabuhan Kabil/Panau US$1.332,08 juta.

“Dengan peranan kelima Pelabuhan tersebut terhadap ekspor Januari-Oktober 2022 mencapai 89,85 persen,” tambah Darwis .

Dan untuk Volume ekspor Provinsi Kepulauan Riau Januari-Oktober 2022 terbesar adalah melalui Pelabuhan Tanjung Balai Karimun 8.055,53 ribu ton; diikuti Pelabuhan Tarempa 2.708,67 ribu ton; Pelabuhan Belakang Padang 1.689,91 ribu ton; Pelabuhan Batu Ampar 1.129,17 ribu ton; dan Pelabuhan Kabil/Panau 931,07 ribu ton.

“Peranan kelima Pelabuhan tersebut terhadap volume ekspor Januari-Oktober 2022 mencapai 92,17 persen,” akhir Darwis.(efr)

Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version