Selain dengan segera memperbaiki pipa yang bocor lanjutnya, pengelola dinilai seharusnya turun ke lapangan dengan menurunkan armada mobil tanki ke wilayah-wilayah terdampak tanpa harus menunggu aduan terlebih dulu.

“Kita sadari bersama kalau itu musibah, kecelakaan, tapi sebagai pengelola air seharusnya PT Moya langsung respons dan menyiapkan armada untuk mendistribusikan air ke daerah-daerah yang terdampak akibat kecelakaan itu,” ungkapnya.

“Nggak perlu tunggu warga berteriak-teriak mengeluh tak ada air di medsos, meminta-minta di medsos, mereka konsumen bukan peminta-minta, jadi kalau ada kejadian seperti itu, atau pekerjaan perbaikan, ya Moya harus siap dan dengan cepat menyalurkan air secara manual ke daerah-daerah terdampak.” tegas Nuryanto.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini juga berjanji akan memanggil PT Moya dan BP Batam jika hal tersebut terulang kembali.

“PT Moya dan BP Batam jangan sampai kami panggil ya, jadi lakukanlah yang terbaik dalam melayani masyarakat, karena air itu hajat hidup orang banyak,” ancamnya.

Senada dengan hal tersebut Djoko Mulyono Ketua Komisi III DPRD Kota Batam mengatakan kalau pihaknya selaku wakil rakyat sudah banyak mendengar keluhan masyarakat tentang buruknya pelayanan PT Moya dan untuk itu dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat solusinya.

“Kami sudah banyak mendengar hal tersebut, bahkan di dapil saya sendiri di Sagulung, warga disana harus (tunggu) tengah malam menunggu air baru mengalir, dan itu sudah sejak lama kejadianya seperti itu, dan belum ada solusi yang konkrit,” ujar Djoko.

1 2 3
Share.

Alamat Kantor :  Bengkong   Garama,   Kel. Tanjung Buntung,   Kec. Bengkong, Kota Batam,   Provinsi Kepulauan Riau 29432

Nomor Kontak :  0813-7419-3939 / 082172547747

Exit mobile version